Asrun Terhibur dengan Festival Pawai Budaya – Berita Kota Kendari
Beranda

Asrun Terhibur dengan Festival Pawai Budaya

Asrun selalu tersenyum lebar menyaksikan 23 etnik memamerkan budayanya masing-masing. (Nirwan/BKK)

KENDARI, BKK – Sebanyak 23 pagguyuban yang turut berpartisipasi dalam Festival Pawai Budaya menampilkan tradisi masing-masing etnik, memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-186 Kota Kendari.

Wali Kota Kendari Asrun kepada wartawan usai festival mengatakan, dirinya sangat berterima kasih kepada seluruh paguyuban yang ikut memeriahkan Festival Pawai Budaya.

“Pawai budaya sekaligus sebagai salah satu kegiatan yang mencerminkan bahwa kita merupakan kota yang multietnik. Meskipun multietnik, kita tetap menjaga kerukunan agar kita semua selalu hidup berdamai,” kata Sabtu (6/5).

Lebih jauh, beber Asrun, pawai budaya juga menjadi salah bukti bahwa pihaknya selaku pemerintah dapat mengintegrasikan semua warga kota.

“Ke depan kami berencana secara periodik Festival Pawai Budaya ini akan kita paketkan dengan Festival Teluk Kendari, yang akan dilaksanakan secara tim dalam bentuk kalender pariwisata. Rencana itu kami akan laksanakan tahun depan,” ungkap Asrun.

Meskipun pawai budaya ini merupakan festival yang terakhir kali di masa kepemimpinannya, namun ia berpesan agar kegiatan ini maka kerukunan yang ada di Kota Kendari senantiasa terjaga.

“Sebab Kota Kendari adalah kota kita bersama, yang perlu kita jaga secara bersama, serta kita majukan secara bersama-sama pula,” ucap Asrun, sembari menambahkan, semua paguyuban yang berpartisi dalam pawai budaya ini sangat menyenangkan sekali.

“Karena setiap etnik atau paguyuban yang turut berpartisipasi menampilkan ciri khas masing-masing. Dan itu sangat unik dan menghibur semua warga Kendari,” Asrun senang.

Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata pada Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Kendari Wa Ode Arnas Gusri menyebut, total paguyuban yang berpartisipasi dalam pawai budaya sebanyak 23 etnik, di antaranya Maluku, Bali, Kerukunan Adat Suku Toraja (Kastor), Muna, Muna Barat (Mubar), Ciacia, Tolaki, Pulau Binongko, Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (Sulbar), Jawa, Tionghoa, Nusa Tenggara Timur (NTT), Gorontalo, Pangkep, dan Kaledupa. (cr6/iis)

To Top