Asrun: Pangan Luar Negeri Dapat Mengancam Eksistensi Pangan Lokal – Berita Kota Kendari
Beranda

Asrun: Pangan Luar Negeri Dapat Mengancam Eksistensi Pangan Lokal

(Dari kiri ke kanan) Wakil Wali Kota Kendari Musadar Mappasomba bersama Wali Kota Kendari Asrun menikmati Sikkato. (Nirwan/BKK)

KENDARI, BKK – Wali Kota Kendari Asrun menyatakan kekhawatirannya pangan dari luar negeri mengancam eksistensi pangan lokal, dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

“Untuk itulah perlu diadakan langkah-langkah untuk terus melestarikan pangan lokal, khususnya pangan lokal Kota Kendari yang familiar dikenal dengan nama Sinonggi, Kasuami, Kambose, dan Kabuto (Sikkato),” katanya, Minggu (7/5) saat membuka Festival Pangan Lokal.

Langkah ini, menurut Asrun, dilakukan agar pangan lokal Kota Kendari tidak tertinggal dan dilupakan, karena Festival Pangan Lokal dapat memperkaya khasanah kuliner Kota Kendari.

“Salah satu yang perlu kita lakukan adalah dengan melaksanakan kegiatan yang dapat meningkatkan diversifikasi pangan, dengan menggiatkan lagi tradisi makanan lokal yang berbasis sumber daya pangan pokok lokal, yakni dengan menjadikan sagu, ubi, dan jagung sebagai makanan pokok kita kembali,” ujar Asrun.

Selain itu, sambung dia, juga membiasakan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan pokok selain beras.

“Sehingga, melalui kegiatan Festival Pangan Lokal dapat meningkatkan kreasi dan inovasi olahan pangan lokal, yang nantinya secara tidak langsung akan menghasilkan menu makanan lokal baru, serta memperkaya khasanah kuliner Kota Kendari, untuk mewujudkan masyarakat Kota Kendari yang sehat dan cerdas,” paparnya.

“Melalui festival ini saya juga berharap dapat mendorong masyarakat untuk tidak tergantung pada beras dan terigu, namun dapat memanfaatkan sumber bahan makanan lainnya, untuk dapat diolah secara kreaktif dan inovatif menjadi makanan yang digemari. Sehingga dapat membangun sikap bijak masyarakat dalam melestarikan pangan lokal kita,” imbuh Asrun.

Berkait itu, Asrun menyatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Kegiatan ini, masih kata Asrun, ajang representasi pangan lokal seluruh etnis yang ada di Kota Kendari, yang merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-186 Kota Kendari.

“Semoga kegiatan ini dapat memotivasi kita untuk tetap mencintai dan melestarikan pangan lokal kita khususnya Sikkato,” pesan Asrun.

Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Kota Kendari Nismawati menambahkan, masyarakat kota begitu banyak menghadiri dan mencicipi pangan lokal yang disajikan.

“Kami yakin Festival Pangan Lokal ini dapat tercatat dalam rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Di mana yang kita ajukan direkor MURI ada tiga rekor, yakni dari ukuran panjangnya, terbanyak resep, serta menu terbanyak. Tapi untuk menu terbanyak kami optimis dapat meraihnya,” pungkasnya. (cr6/iis)

To Top