Headline

Arie Untung dan Fenita Buka Outlet Kuliner di Kota Kendari

Kabid Pemasaran Pariwisata Sultra (Kiri), Fenita (Tengah) dan Arie Untung (Kanan) (FOTO SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK – Dalam dunia presenter tanah air, Arie Untung bukanlah nama baru. Jam terbangnya yang sudah banyak membuatnya termasuk presenter senior. Namun, Arie akhirnya mencoba keluar dari titik nyamannya itu. Ia menjajal keberuntungan di Kuliner Indonesia khususnya kuliner di Kota Kendari.

Pasalnya Arie Untung beserta istri  Fenita melebarkan sayap bisnisnya di Kota Kendari dengan membuka outlet brownte (brownies mente), mente khas Kendari yang dilanching di  Lippo Plaza Kendari dan langsung dihadari owner, Arie Untung dan istrinya Fenita.

Saat ditemui di ruang jamuan makan siang Arie Untung mengungkapkan, kunjungannya di Kota Kendari merupakan kunjungan cintanya sayang istri dan sekaligus membuka satu jenis cabang kuliner khas yang ada di Kota Kendari. Dengan menamai kulinernya tersebut dengan nama Brownte yang dimana kuliner ini memiliki ciri khas khusus yaitu kacang mentenya dari Kota Kendari sendiri.

“Ketika brownis yang dikombaen bersama dengan kacang mente sehingga memiliki cita rasa yang sangat sesuai dengan selera sehingga kita membuka cabang dikota kendari karena merupakan kuliner khas Kota Kendari. Sehingga ingat brownte ingatnya Kota Kendari,” ujar Ari Untung.

Fenita menambahkan, kacang mente Kota Kendari merupakan kacang mente yang tidak ada duanya karena lebih nikmat dan lebih gurih.

“Sehingga saya mencoba aplikasikan antara kacang mente dan brownis sehingga menciptakan kolaborasi yang pas dilidah masyarakat lokal maupun turis mancanegara sehingga menciptakan peluang usaha sekaligus melestarikan kuliner Kota Kendari,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata Prov Sultra mengatakan sangat memberikan apresiasi kepada Owner Arie Untung beserta istri Fenita yang sudah membuka cabang usaha kuliner di Kota Kendari.

“Kuliner merupakan hal yang sangat penting untuk dikembangkan pada pariwisata khususnya pada bidang ekonomi kreatif  Sultra,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa, Sultra khususnya pada bidang pariwisata ada enam item yang dikembangkan salah satunya adalah kuliner, kuliner juga merupakan yang menunjang pariwisata yang ada di Sultra khususnya di Kota Kendari.

“Dengan kehadiran brownte di Kota Kendari yang bahan bakunya berasal dari daratan Sultra hampir seluruhnya ditumbuhi tanaman jambu mente, sehingga tidak salah bila prodak lokal ini dijadikan kuliner khas yang ada di Kota Kendari,” katanya.

Lanjut katanya, merasa sangat berharap Sultra kota Kendari menjadi salah satu yang penting pilihan, untuk memberikan oleh-oleh para wisatawan yang datang di Sultra untuk membawa pulang oleh-oleh, salah satunya brownte menjadi alternatif terbaik terhadap masyarakat di kota kendari maupun wisatawan dari luar Kota Kendari.

“Kita berharap agar instansi pemerintah agar kuliner brownte menjadi pilihan utama terhadap jamuan para tamu-tamu daerah di Sultra yang datang di Kota Kendari dan kehadiran Brownte di Kota kendari agar cepat dapat bermasyarakat,” pungkasnya. (p12/lex)

To Top