Waspada Gelombang Ekstrem Mencapai 2,5 Meter di Perairan Sultra – Berita Kota Kendari
Beranda

Waspada Gelombang Ekstrem Mencapai 2,5 Meter di Perairan Sultra

Ilustrasi

KENDARI, BKK – Bagi masyarakat yang hendak melalukan penyeberangan laut agar lebih waspada akan gelombang ekstrem yang bisa mencapai ketinggian 2,5 meter.

Potensi ekstrem itu dimungkinkan terjadi di perairan Wakatobi, Menui-Kendari, dan Laut Banda Timur Sultra dengan diperkirakan ketinggian gelombang mencapai kurang lebih 1,25-2,5 meter.

Demikian prakirawan cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Kendari Adi Istiyono mengatakan, Kamis (4/5).

Tinggi gelombang yang mencapai kurang lebih 1,25-2,5 meter diprediksi akan terjadi selama dua hari, yakni pada Jumat (5/5) tepatnya pada pukul 08.00 Wita, dan akan berlanjut pada Sabtu (6/5) pada pukul 20.00 Wita.

“Tinggi gelombang tersebut dikarenakan adanya angin timuran yang diindikasikan terjadi pada Mei 2017, yang bisa dikatakan kategori ekstrem tapi masih berfluktuasi,” jelas Adi Istiyono.

Ia juga mengatakan, dua perairan yakni Wakatobi dan Laut Banda Timur Sultra potensi ketinggian gelombangnya lebih tinggi dari biasanya.

“Ke depannya tepatnya antara Mei-Agustus tinggi gelombang akan semakin tinggi, diperkirakan antara Puasa sampai Lebaran. Itu berbarengan dengan meningkatnya angin timuran atau angin yang bertiup dari timur menuju barat di perairan Laut Banda dan sekitarnya,” rincinya.

Untuk di Kota kendari, lanjut dia, tinggi gelombang diperairan terjadi di Pulau Bokori, dan bahkan di pelabuhan Amolengo.

“Sehingga bisa membahayakan kapal cepat yang melintasi perairan tersebut,” katanya.

Berkait itu, ia mengimbau masyarakat yang sebentar lagi akan melakukan arus mudik untuk lebih berwaspada.

Selain itu, pinta dia, pihak-pihak terkait utamanya pihak pelayaran yang memiliki kapal, untuk lebih memperhatikan kondisi kapalnya, apakah layak jalan atau tidak.

“Kami juga meminta pihak kapal untuk melengkapi fasilitas keselamatan penumpang, seperti pelampung serta mematuhi peraturan-peraturan yang dikeluarkan oleh pihak syahbandar,” pungkasnya. (cr6)

To Top