Lingkar Sultra

Penyusunan APBDes, Harus Mengacu Ke RPJMD

Kabid Pemdes, Rustam

RAHA, BKK – Agar tidak tetjadi tumpang tindih program dalam penyusunan APBDes tahun 2017 di Kabupaten Muna, maka para kepala desa dalam penyusunan APBDesnya, harus mengaju ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Muna ( RPJMD) tahun 2017.

Hal ini disampaikan Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemerintahan Desa Kabupaten Muna, Rustam pada sejumlah media di Raha kemarin.

“Bupati Muna LM Rusman Emba ST telah memerintahkan kepada para kepala desa se- Kabupaten Muna, agar dalam penyusunan APBDes harus mengacu kepada RPJMD tabun 2017. Hal ini bertujuan, agar tidak terjadi tumpag tindih program dilapangan. Jangan sampai ada kegiatan yang sudah dimasukkan dalam RPJMD, dimasukkan lagi dalam APBDes,” terang Rustam.

Rustam juga menjelaslkan bahwa anggaran ADD tahun 2017 di Kabupaten Muna sekitar Rp 68 miliar yang betsumber dari APBD Kabulpaten Muna. Sedangkan DD nilainya mencapai Rp 97, 6 miliar yang bersumber dari APBN tahun 2017.

“Total dari ADD dan DD di Kabupaten Muna tahun ini lebih dari Rp 166 miliar. Begitu besarnya anggaran yang turun didesa desa ini, maka tidak boleh lagk ada desa di Kabupaten Muna yang  perpredikat desa tidak berkembang,” tambah Rustam.

Tingginya ADD di Kabupaten Muna yang turun kedesa mencapai Rp 68 miliar tahun 2017, jika dibandingkan tahun 2016 cuma Rp 21 miliar, dikarenakan Pemkab Muna mengalokasikan 10 persen dari total DAU Kabupaten Muna ke ADD.

Jika tahun 2016 perdesa di Kabupaten Muna cuma mendapat dana ADD Rp 144.800.000 , maka tahun 2017 bertambah sekitar Rp 500 juta perdesa.

“Bupati Muna memerintahkan agar alokasi ADD tahun ini mengacu kepada peraturan  pemerintah pusat, yaitu 10 persen dari total DAU kita. Kalau tahun 2016 alokasi ADD cuma sebesar 3,7 persen dari DAU kita. Hal ini merupakan salah satu komitmen Bupati Muna untuk mendorog pembangunan mulai dari desa, agar visi misi Bupati Muna segera tercapai ” pungkas Rustam. (r1/lex)

To Top