Beranda

Kasus Korupsi Proyek Jalan APBN “Parkir” di Meja Jaksa

“Saya belum dilaporkan Kasi Intel perkembangan pengusutan kasus ini. Akan saya tanyakan, kembali sejauh mana perkembangannya”
Kajari Muna, Badrut Tamam

RAHA, BKK – Langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) dalam mengusut kasus korupsi, tampaknya hanya panas-panas tahi ayam. Banyak kasus yang ditanganinya hanya panas di awal, dalam perjalanannya malah terkesan didiamkan.

Contohnya, dalam penanganan dugaan korupsi proyek peningkatan jalan di Kecamatan Maligano Kabupaten Muna, bersumber dari APBN dengan nilai Rp 9,7 miliar, saat ini tak jelas lagi penuntasannya.

Informasi yang diterima jurnalis BKK di Raha, kasus ini parkir di meja penyidik sudah hampir tiga bulan tanpa jelas kelanjutannya.

Padahal semua pihak yang terlibat kasus ini sudah diperiksa semua, diantaranya Satker wilayah 3 Bau bau Muh Amin Hamid, pejabat pembuat komitmen (PPK, Akmal, Konsultan PT Yoda Karya dan rekanan Direktur PT Suramadu yang berkedudukan di Kendari.

Saat  awal kasus ini ditangani Kejari Muna, Kepala Kejaksaan Negeri Muna Badrut Tamam SH MH melalui Kasi Intel La Ode Abdul Sofyan SH MH, begitu bersemangat untuk menuntaskannya.

“Indikasi penyimpangan proyek ini dikerjakan tidak sesuai kontrak dan tidak rampumg. Baru sekitar 17 persen fisiknya, tapi dananya sudah cair 100 persen,” kata Kasi Intel Kejari Muna, La Ode Abdul Sofyan SH MH beberapa waktu lalu.

Dia juga menjelaskan waktu itu bahwa proyek ini turun langsung dari Kementerian PU RI ke satker wilayah 3 Bau bau Muh. Amin Hamid. “Memang proyek APBN ini turun langsung dari Kementerian PU RI ke Satker wilayah 3 Bau bau Muh. Amin Hamid. Terindikasi dana proyek ini sudah cair 100 persen, tapi proyeknya baru dikerjakan sekian persen saja dan tidalk rampung,” jelas Sofyan.

Ditempat terpisah Kajari Muna Badrut Tamam ketika dikonfrmasi hal ini baru baru ini mengatakan belum mendapat laporan dari Kasi Intel terkait pengusutan kasus ini

“Oh, iya, saya belum dilaporkan Kasi Intel perkembangan pengusutan kasus ini. Akan saya tanyakan, kembali sejauh mana perkembangannya,” janji Kajari Muna ini. (r1/lex)

To Top