Headline

Diduga main Proyek, Bupati dan DPRD Busel didemo

ASMAR/BKK
Forum Pancasila Merdeka mengelar aksi unjuk rasa didepan kantor Bupati dan kantor DPRD Kabupaten Buton Selatan (Busel), Rabu (3/5).

BATAUGA, BKK – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam forum Pancasila Merdeka mengelar aksi unjuk rasa didepan kantor Bupati dan kantor DPRD Kabupaten Buton Selatan (Busel), Rabu (3/5).

Unjuk rasa yang digelar pukul 11.00 wita itu dilakukan lantaran adanya indikasi beberapa oknum DPRD dan Bupati Busel telah melakukan konspirasi buruk yakni melakukan pembagian proyek. mereka diduga telah mencaplok beberapa proyek pekerjaan yang dianggarkan dalam APBD 2017 ini.

“Ini berdasarkan Pantauan situasi lapangan dan Hasil komunikasi dengan beberapa SKPD bahwa beberapa proyek itu sudah dicaplok oleh Bupati dan beberapa anggota DPRD Kaupaten Busel, dan ini saya pastikan benar,” ungkap Kordinator lapangan (Korlap), La ode Syarifuddin.

Dikatakannya, sebagaimana tugasnya, beberapa pejabat daerah ini sangat tidak dibenarkan untuk turut serta dalam mekanisme pelaksanaan proyek baik langsung maupun tidak langsung.

Menurut dia, dengan adanya konspirasi buruk ini, pihaknya menilai, kinerja beberapa pejabat daerah ini tidak dapat melaksanakan tugasnya sebagimana yang diamanatkan dalam undang-undang yakni mewujudkan kesejahteraan rakyat.

“Saat ini DPRD dan Pemerintah daerah sudah tidak menjalankan amanat rakyat. mereka sudah dianggap tidak mampu. mereka telah merusak sistem yang ada. mereka hanya mementingkan kepentingan pribadinya. mencaplok proyek-proyek yang ada untuk memperkaya dirinya sendiri,” tambahnya.

Ia berharap, dengan adanya permasalahan ini pihak penegak hukum baik kepolisian maupun kejaksaan dapat mengambil langkah tegas untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan, yang kemudian melakukan penahanan hingga pada proses hukum lebih lanjut.

“Kita akan selalu melakukan pemantauan. jangan bilang kami akan hanya diam. kami akan selalu mengawal hingga akhirnya kalian bisa ditahan dan diadili,” tegasnya.

Sementara, Pj Bupati Busel, DR Ir OMN Illah Ladamay, membantah tudingan tersebut. Kata dia, pihaknya sudah melakukan proses pelelangan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Pelelalangan proyek ini terbuka untuk umum. Kalau tidak sesuai, saya kira mereka bisa melihat dalam waebsite ULPC Buton selatan. disitu terdapat history pekerjaan mulai dari awal pelelangan hingga pada pemenang tender. jadi kalau masalah itu tidak perlu saya tanggapi,” singkatnya. (p14/lex)

To Top