Suksesi

Hadapi PSU, Tim Bertahan Tak Perlu Bekerja Ekstra

Kuasa Hukum Bertahan, Marwan Darmawan SH (kiri), Munsir SH (tengah) dan Taufik Basari SH MH LLM (kanan) saat mengikuti sidang sengketa Pilkada Bombana di MK. (foto: ist)

KENDARI, BKK – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Bombana di tujuh tempat pemungutan suara (TPS) segera dijalankan KPU setempat. Sebanyak 2.507 suara akan diperebutkan dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, Kasrah Jaru Munara-Man Arfah (Berkah) dan Tafdil-Johan Salim (Bertahan).

Mengingat 2.507 akan menjadi penentu hasil Pilkada Bombana, maka dua pasangan calon tersebut mesti memasang strategi masing-masing untuk dapat meraih kemenangan.

Namun demikian, pihak pasangan Bertahan merasa tidak perlu bekerja ekstra untuk merebut suara di PSU nanti. Pasalnya, pasangan pemenang saat pemungutan suara pilkada serentak 15 Februari lalu itu tinggal membutuhkan ratusan suara untuk menang.

Hal itu pun diakui Munsir SH selaku kuasa hukum Bertahan. Pasalnya, jika dikurangi jumlah suara di tujuh TPS yang akan melakukan PSU itu, paslon Bertahan unggul 1.200 lebih suara dibanding paslon Berkah.

“Artinya starnya itu kami sudah mendapatkan suara lebih. Berbeda dengan paslon pemohon (paslon Berkah, red) harus bekerja lebih ekstra untuk bisa memenangkan itu semua,” ungkap Musir melalui sambungan telepon genggamnya, Jumat (28/4).

Olehnya itu, pihaknya sendiri tidak gentar dengan putusan MK yang memerintahkan PSU tersebut. Saat ini pun, menurutnya, tim Bertahan semakin solid untuk menghadapi pemilihan itu.

“Intinya kami tidak mempermasalahkan agar keadilan nantinya bisa dilihat siapa yang bisa betul-betul jujur nantinya serta bisa diketahui siapa yang betul-betul memenangkan Pilkada Bombana,” pungkasnya.

Sesuai putusan MK, Rabu (27/4), tujuh TPS yang akan mengadakan PSU adalah TPS 1 Desa Hukaea dengan pemilih sebanyak 389 suara, TPS 2 Desa Lantari sebanyak 306 suara, TPS 2 Desa Tahi Ite sebanyak 235 suara, TPS 1 Desa Larete sebanyak 444 suara, TPS 2 Desa Larete (TPS 2 Marampuka) sebanyak 361 suara, TPS 1 Desa Lemo (TPS 1 Marampuka) sebanyak 431 suara dan TPS 1 Desa Lamuare sebanyak 341 suara.

Untuk diketahui, MK memutuskan agar dilakukan PSU tersebut berdasarkan permohonan pasangan  Berkah atas hasil pemungutan suara Pilkada Bombana 15 Februari lalu yang memenangkan pasangan Bertahan.  Berdasarkan hasil perhitungan suara di KPU, berkah memperoleh 39.727 suara dan Bertahan 40.993 suara. (m2/nur)

To Top