3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Cetak Sawah Diserahkan Ke Kejari Muna – Berita Kota Kendari
Kasuistika

3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Cetak Sawah Diserahkan Ke Kejari Muna

RAHA, BKK – Masih ingat kasus dugaan korupsi cetak sawah tahun 2013 dengan anggaran Rp 500 juta? Kasus yang disidik oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) ini, Kamis (27/4), ditahap duakan, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti, dari Kejati Sultra ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna.

Ketiga tersangka ini adalah La Hafuna yang bertindak selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK) proyek ini. Kemudian, Larekesi dan La Ode Aziz Jul Jabar .

Salah seorang tersangka, La Hafuna, yang juga mantan Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Kabupaten Muna, saat ini berstatus sebagai narapidana dalam kasus korupsi perluasan areal kebun jeruk tahun 2011 di Desa Nihi.

Oleh Pengadilan Tipikor Kendari, La Hafuna divonis 4 tahun pidana penjara, denda Rp 200 juta subdider 2 bulan, membayar uang pengganti Rp 686.469.743 subsider 6 bulan penjara. La Hafuna masih menjalani hukuman.

Ketiga tersangka ini diduga melakukan tindak pidana korupsi cetak sawah seluas 50 hektare di Desa Nihi tahun 2013.

Setiap hektare sawah anggarannya Rp 10 juta, dengan total anggaran Rp 500 juta.

Tahap dua kasus ini, ketiga tersangka diserahkan tim penyidik Kejati Sultra Supardi SH.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum ada penjealasan resmi dari Kejari Muna maupun dari penyidik Kejati Sultra.

Keterangan satu-satunya hanya diperoleh  dari Supardi SH.

“Ada 3 orang tersangka yang kita tahap duakan ke Kejari Muna yaitu La Rekesi, La Hafuna dan La Ode Aziz Zul Jabar. Mereka ini diduga terlibat kasus dugaan korupsi cetak sawah tahun 2013,” jelasnya. (r1/iis)

To Top