Masuk Kawasan Konservasi, Penambang Diimbau Tinggalkan Ulunggolaka – Berita Kota Kendari
Headline

Masuk Kawasan Konservasi, Penambang Diimbau Tinggalkan Ulunggolaka

Seorang warga mendulang emas di dalam kawasan Taman Wisata Alam Mangolo, desa Ulunggolaka.

KOLAKA,BKK- Akibat aktivitas penambang emas di gunung Ulunggolaka yang masuk kawasan konservasi taman wisata alam, Bupati langsung mengintruksikan semua penambang untuk meninggalkan lokasi itu.

“Bupati memberikan dead line pada penambang emas di gunung Ulunggolaka untuk meninggalkan areal tersebut, dalam waktu dua minggu,” kata kabag humas dan protokol Setda Kolaka Amri Djamaluddin, Rabu (26/4).

Menurut Amri, penegasan dikeluarkan Bupati karena masyarakat melakukan penambangan emas, masuk dalam pengawasan dan perlindungan Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Sultra

Dikatakannya, intruksi Bupati ini telah disosialisasikan Asisten I Bidang Pemerintahan Pemda Kolaka Muhammad Bakri, bersama Kapolsek Samaturu dan Danramil Samaturu, sehingga dalam waktu dua minggu masyarakat masih melakukan aktivitas penambangan, pihak Pemda dan keamanan akan melakukan tindakan tegas.

“Kalau lewat dari dua minggu, penambang masih ada di sana, maka kita akan lakukan tindakan represif, karena Asisten I sudah menghimbau penambang untuk segera meninggalkan lokasi tambang itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan BKSDA Sultra Priehanto membenarkan kalau lokasi yang kini menjadi sasaran kegiatan penambangan emas di desa Ulunggolaka itu merupakan kasawasan hutan konservasi yakni, Taman Wisata Alam dengan status dilindungi.

Priehanto juga mengingatkan agar penambang segera menghentikan aktivitasnya. Karena sebagai kawasan hutan dengan status konservasi, setiap aktivitas manusia dalam kawasan Taman Wisata Alam Mangolo harus memiliki izin masuk dari pihak BKSDA.

Ditambahkannya, kawasan Ulunggolaka masuk kawasan wisata alam, sebab memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, utamanya jenis tumbuhan endemik Sulawesi yakni eha, beringin, bitti, uru dan berbagai jenis rotan. Selain itu terdapat juga berbagai fauna seperti kera, rusa, rangkong, ular sawah, babi hutan, dan berbagai jenis burung yang sudah hampir punah. (r3/lex)

To Top