Jangan Sampai Kades Berurusan Hukum – Berita Kota Kendari
Headline

Jangan Sampai Kades Berurusan Hukum

KENDARI, BKK – Gubernur Sulawesi Tenggara, H Nur Alam mengingatkan para kepala desa dan lurah di daerah ini agar berhati-hati mengelola dana desa yang diberikan oleh Pemerintah Pusat.

“Sesuai ketentuan, dana desa haruslah dipergunakan sebesar-besarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Oleh karena itu, jangan coba-coba mengunakan dana desa untuk kepentingan pribadi atau hal-hal yang tidak bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Nur Alam pada rapat kerja pemerintah provinsi yang dipimpin gubernur bersama para kepala desa se-Sultra di Grand Clarion Hotel Kendari, Selasa (25/4).

Nur Alam mengingatkan para kepala desa agar menggunakan dana desa sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sehingga tidak berurusan dengan hukum.

“Hati-hati dalam menyusun admintrasi penggunaan uang dana desa. Jangan karena hanya kesalahan administrasi, kepala desa harus berurusan dengan aparat penegak hukum,” katanya.

Dalam menghindari kasus hukum, kata Nur Alam, dalam menggunakan dana desa, para kepala desa juga harus memperhatikan petunjuk teknis penggunaan dana desa yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah atau bupati.

“Dana desa yang diberikan Pemerintah Pusat merupakan uang negara yang setiap penggunaannya harus dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, apa pun yang dibelanjakan dengan menggunakan dana desa, harus dilengkapi dengan bukti-bukti pengeluaran uang,” ujarnya.

Menurut peraih berbagai penghargaan ini, kesalahan dalam membuat atau menyusun administrasi pelaporan penggunaan keuangan dana desa, bisa berakibat fatal bagi kepala desa.

Jika pemeriksa keuangan menemukan ada penggunaan uang yang tidak dilengkapi dengan bukti pengeluaran uang, maka kepala desa harus mempertanggungjawabkan kesalahan administrasi tersebut di depan hukum.

Berkaitan dengan hal ini, Gubernur Nur Alam meminta para bupati dan wali kota melalui instansi terkait dengan pengelolaan dana desa agar bena-benar memberikan bimbingan kepada para kades sehingga penggunaaan dana desa bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, jika dana desa dikelola dengan baik akan mempercepat pembangunan di desa dan bisa mensejahterahkan masyarakat desa. Karena anggaran yang dikeola desa sangat besar.

Nur Alam berharap anggaran yang dikucurkan cukup besar di desa harus dimanfaatkan untuk infrastruktur, juga untuk pembangunan SDM terutama pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, jika hal tersebut dilakukan maka akan menciptakan generasi yang cerdas yang mampu berfikir dan berkreasi serta mampu membangun masyarakatnya sendiri.

“Bila itu yang kita lakukan maka dalam kurun waktu 15 hingga 20 tahun yang akan datang. Anak-anak kita akan tumbuh menjadi manusia-manusia yang cerdas yang mampu berfikir dan berkreasi serta mampu membangun masyarakatnya dan negerinya sendiri,” jelas Nur Alam.

Pada kesempatan itu, Nur Alam yang tinggal setahun akan mengakhiri masa jabatannya menyatakan terima kasih kepada seluruh Kades, Lurah, dan Camat di Sultra atas kerjasama dengan baik dalam mendukung program Pemerintah Sultra.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepala Desa, Lurah, dan Camat yang selama ini telah bekerjasama dengan baik dalam mendukung dan menyelenggarakan pemerintahan di Sulawesi Tenggara,” ujarnya.(p13/lex)

To Top