Polsek KP3 Baubau Gagalkan Penyeludupan Bahan Peledak – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Polsek KP3 Baubau Gagalkan Penyeludupan Bahan Peledak

Nur Alim menunjukkan barang bukti dos berisi bahan peledak. (Adnan/BKK)

BAUBAU, BKK – Kepolisian Sektor (Polsek) Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Pelabuhan Murhum Baubau menggagalkan upaya penyeludupan bahan peledak (handak) jenis bubuk amonium nitrat seberat 10 kilogram, Rabu (19/4) dini hari sekira pukul 04.00 Wita.

Barang itu diamankan dari pelaku berinisial LA (31) sesaat akan naik ke atas kapal PT Pelni, KM Dorolonda.

Warga Kecamatan Batuatas Kabupaten Buton Selatan itu langsung digeledah polisi, karena gerak-geriknya mencurigakan ketika akan naik ke atas kapal.

Polisi kemudian menanyakan isi sebuah dos yang ia pikul, namun mengaku tak tahu. Saat dibongkar, ternyata berisi bubuk amonium nitrat.

Kapolsek KP3 Baubau Inpektur Polisi satu (Iptu) Pradifta Simanjuntak SIK, melalui Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanitreskrim) Brigadir Polisi kepala (Brikpa) Nur Alim ketika diwawancarai mengatakan, Jumat (21/4), pelaku mengaku barang itu milik temannya yang dititipkan untuk dibawa ke Ternate. Ia membawa barang itu sejak dari Pulau Batuatas.

Polisi kemudian melacak keberadaan teman LA melalui nomor ponselnya, namun teman LA sudah berada di atas kapal yang telah berlayar menuju Ternate di kapal yang sama.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku tetap diproses sesuai hukum.

“Alibinya itu barang punya temannya, tapi setelah kita cek temannya sudah berangkat. Dia baru mengaku pas kapal sudah jalan,” kata Nur Alim.

Pelaku saat ini dititip di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Baubau, sementara barang bukti masih diamankan di Kantor Polsek KP3 Baubau.

Pelaku diganjar undang-undang budidaya tanaman, subsider undang-undang darurat karena memiliki bahan peledak, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Kata Nur Alim, kasus serupa pernah terjadi pertengahan 2016, dimana pelaku juga merupakan warga Kecamatan Batuatas. (cr7/iis)

To Top