Kasuistika

Diduga “Main” Proyek DAK, Oknum PNS Diperiksa Jaksa

RAHA, BKK- Salah satu komitmen Kejari Muna akan mengusut kasus kasus korupsi di Muna tanpa pandang bulu, mulai terlihat.

Bahkan Selasa (18/4) pukul 16.00 Wita, Kejari Muna diam-diam telah memeriksa oknum PNS berinisial HL yang bertugas sebagai Kasi Pemerintan dan Trantip Kecamatam Batu Kara Kabupaten Muna.

Pemeriksaan oknum PNS yang masih terkait kasus dugaan korupsi DAK senilai Rp 200 M di Kabupaten Muna tahun 2015.

Pada koran ini kemarin Kajari Muna Badrut Tamam SH MH melalui Kasintel La Ode Abdul Sofyan SH MH ketika dikonfirmasi hal ini membenarkannya.

“Pemeriksaan oknum PNS HL masih terkait kasus dugaan korupsi DAK tahun 2015 senilai Rp 200 miliar. Berdasarkan pemeriksaan sejumlah rekanan pekan lalu , disebutkan ada PNS dan penjabat negara yang terindikasi mengerjakan proyek bersumber dari DAK tahun 2015, dengan meminjam bendera perusahaan milik sejumlah rekanan yang telah kita periksa sebelumnya,” kata Sofyan.

Di tempat terpisah, Kajari Muna Badrut Tanam ketika dikonfirmasi hal ini membenarkannya.

“Kita sudah kantongi nama-nama oknum PNS dan penjabat yang diduga terlibat kegiatan proyek DAK di Kabupaten Muna. Saya akan tindak tegas. Hal ini merupakan salah satu program perioritas Kejari Muna awal tahun 2017. Kami juga sudah menemukan indikasi mayoritas proyek yang dikerjakan menggunakan DAK, tidak beres. Khusus penyelidikan kasus DAK ini , bulan ini akan kami naikkan ke penyidikan,” terang Badrut.

Pantauan wartawan koran ini Selasa (18/4) pukul 16.00 Wita, oknum PNS HL terlihat diperiksa tertutup oleh Kasi Intel Kejari Muna. (r1/iis)

To Top