USBN SMP se-Kota Kendari Dipastikan Sesuai Prosedur – Berita Kota Kendari
Beranda

USBN SMP se-Kota Kendari Dipastikan Sesuai Prosedur

Pelaksanaan USBN SMPN 9 Kendari yang berjalan dengan lancar (Foto Sumardin)

KENDARI, BKK-  Pelaksanaan Ujian Sekolag Berbasis Nasional (USBN) tingka SMP se-Kota Kendari yang dimulai, Senin (17/4), dipastikan berlangsung lancar. Semua proses berjalan sesuai prosedur pos yang telah ditentukan  satuan pendidikan.

Ketua Panitia USBN SMP Kota Kendari, Makmur Tote mengungkapkan, sebelum ujian dimulai pihaknya telah melakukan upaya untuk menjaga integritas USBN itu sendiri. Sosialisasi kepada kepada seluruh kepala sekolah untuk melaksanakan ujian sesuai prosedur operasional yang telah ditetapkan juga telah dilakukannya.

“Kami sudah mengintruksikan pengawas untuk memantau pelaksanaan USBN dan apabila ditemukan pelanggaran maka dikenai sanksi dan dipanggil. Pemberian sanksi yang bersifat administrasi. Tapi saya yakin dan  percaya kepala sekolah tidak akan melanggar itu dengan mempertaruhkan jabatan yang di embannya, ”terang Makmur saat ditemui, Senin (17/4).

Apa yang menjadi pesan panitia USBN tersebut, nampaknya menjadi perhatian masing-masing kepala SMP se-Kota Kendari hingga proses ujian di hari pertama kemarin berlangsung lancar.

Seperti yang diungkapkan Kepala SMPN 9 Kendari, Milwan, soal USBN di sekolahnya dijaga dengan ketat oleh panitia dan beberapa staf tata usaha. Pengawasan silang guru antar sekolah dan silang mata pelajaran  juga dilakukan bertujuan untuk menjaga integritas pelaksanaan USBK tersebut.

Dalam pelaksanaan USBN tersebut, lanjutnya, selain pengawas, kepala sekolah maupun guru biasa tidak diperkenankan  masuk ke dalam ruangan pelaksanaa USBN.

“Harapan saya USBN SMPN 9 Kendari  ini berjalan dengan lancar, begitu pun sekolah lainnya yang ada di Kota Kendari ini,” tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan Kepala SMPN 1 Kendari, Mahdin yang menganggap pelaksanaan USBN di sekolahnya itu berjalan baik. Hal ini menurutnya tidak lepas dengan persiapan yang dilakukan dengan matang sebelum pelaksanaan ujian itu dimulai.

“Saya sudah membekali dan tegaskan kepada pengawas jangan sampai terjadi pelanggaran yang sudah ditekankan oleh pos masing-masing, apalagi pengawasan mengenai tata tertib keluar masuknya orang di dalam ruangan ujian sangat dibatasi selain pengawas dan siswa/siswi  pelaksana USBN untuk menjaga psikologi peserta USBN jangan sampai terganggu, ” pungkasnya. (p12/nur)

To Top