Sehari, Disdukcapil Baubau Keluarkan 70 Suket – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Sehari, Disdukcapil Baubau Keluarkan 70 Suket

LAODE ADNAN IRHAM/BERITA KOTA KENDARI
SUASANA perekaman KTP-el di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau.

BAUBAU, BKK- Dalam sehari, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Baubau, mengeluarkan 50 hingga 70 lembar Surat Keterangan (Suket) sebagai pengganti Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el).

Tidak adanya blangko KTP-el yang tersedia, membuat masyarakat Kota Baubau terpaksa menggunakan Suket untuk keperluan administrasi. Namun penggunaan Suket dibenarkan dan dinyatakan resmi sebagai pengganti KTP sementara.

“Itu resmi dan ada aturannya,” kata Kepala Bidang Pelayanan Kependudukan Disdukcapil Kota Baubau, Rahmat Maulana ketika ditemui di kantornya, Senin (17/4).

Selain mengeluarkan Suket, Disdukcapil juga mengirimkan surat pemberitahuan ke seluruh kantor dan instansi pelayanan masyarakat, untuk menerima warga yang menggunakan Suket dalan pengurusan administrasi. Surat itu kata Rahmat juga dikirim ke Polres Baubau, Kodim 1413 Buton, Bank, Kantor Pos.

Sejak Januari 2016 hingga 17 Februari 2017, Disdukcapil sudah mengeluarkan sebanyak 2.643 lembar Suket. Jumlah itu belum termasuk Suket yang dikeluarkan hingga Senin (17/4).

“Suket itu hanya berlaku enam bulan saja terhitung sejak dikeluarkan,” tambah Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Kependudukan, Purwanto di tempat yang sama.

Lanjut Purwanto, masyarakat yang datang mengurus KTP dan diberikan Suket tetap harus melakukan perekaman atau pengambilan data diri. Setelah nanti blangko sudah tiba dan sudah dicetak, masyarakat yang sudah dimintai nomor telponnya akan langsung dihubungi untuk mengambil KTP-el.

Pelayanan di Kantor Disdukcapil Baubau mulai dibuka pukul 08.00 hingga Pukul 13.00 untuk shift pertama. Sedangkan shift kedua mulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00.

Irwan, warga Kelurahan Bataraguru yang ditemui di kantor Disdukcapil mengatakan, sengaja datang membuat KTP untuk mengurus penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM). Menurutnya jika memang diterbitkan Suket, tak masalah baginya jika itu resmi dan dapat digunakan.

Irwan hanya mengeluhkan lamanya proses mengantri di Kantor Disdukcapil Baubau. Dia pun meminta dinas menambah petugas pelayanan, sehingga masyarakat tidak terlalu lama menunggu. (cr7/aha)

To Top