Lingkar Sultra

STANDAR PELAYANAN PUBLIK Hanya Dua OPD di Konsel yang Penuhi Standar

HUMAS PEMKAB KONSEL
MASIH PERLU DITINGKATKAN. Asisten II Pemkab Konsel, Saala. ST, SE, M Si (kanan) saat menerima sertifikat penghargaan Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman Sultra, Ahmad Rustam SH, MH (kiri), di ruang rapat Bupati Konsel, pekan lalu.

ANDOOLO, BKK- Standar Pelayanan Publik di Konawe Selatan perlu mendapatkan perhatian serius. Pasalnya, dari survei Standar Pelayanan Publik yang dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia (ORI), hanya dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memenuhi standar.

Survei tersebut dilakukan pada 2016. Ada tujuh OPD atau SKPD di Pemkab Konsel yang disurvei.

Tujuh OPD yang berkaitan langsung dengan layanan publik tersebut masing-masing Kantor Badan Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BP2T dan PM), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK), Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Dinas Sosial serta Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi.

Hasilnya, hanya BP2T-PM dan Dinas Dukcapil yang mampu meraih predikat kepatuhan tinggi. Sedangkan sisanya 5 OPD mendapatkan predikat kepatuhan sedang dan predikat kepatuhan rendah.

Atas hasil tersebut, ORI pun mengganjar dua OPD ini dengan penghargaan. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ahmad Rustam dari ORI Sultra, kepada Asisten II Pemkab Konsel, Saala, di Kantor Bupati Konsel, belum lama ini. Ahmad berharap, dua OPD ini terus meningkatkan pelayanannya agar mendapatkan kepuasan lebih dari masyarakat Konsel.

Adapun lima OPD yang belum memenuhi standar, yakni Dinas Kesehatan, Dinas PK, Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Dinas Sosial serta Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, pimpinan diminta untuk memberikan teguran atau peringatan. Sembari membenahi kelemahan yang menyebabkan standar pelayanan publik belum terpenuhi.

Menanggapi hal ini, Asisten II Pemkab Konsel, Saala memberikan apresiasi kepada ORI yang sudah ikut berkontribusi dalam upaya meningkatkan pelayanan publik di Konsel. Meski hanya dua OPD yang penuhi standar pelayanan publik, Saala cukup bersyukur. Pasalnya, dari 17 kabupaten/kota se Sultra yang turut disurvei ORI, Konsel bisa berada di urutan ketiga terbaik dalam pelayanan publiknya.

Pelaksana Sekda Konsel itu pun berjanji akan menjadikan hasil survei tersebut sebagai acuan untuk membenahi sektor pelayanan publik. “Paling tidak sekarang dua OPD kita bisa dijadikan model untuk ditiru daerah lain,” tandasnya. (cr13/aha)

To Top