Kasuistika

Polsek Andoolo Lemah, Polres Konsel Ambil Alih Kasus Penikaman

Andoolo, BKK – Rusdin (31), korban kasus penikaman yang ditangani Kepolisian Sektor (Polsek) Andoolo  dan tak kunjung selesai, membuat geram Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konsel.

Rusdin warga Desa Buke Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Kasus penikaman yang dilaporkan pada 4 Februrai 2017 di Polsek Andoolo, pelakunya diduga pria bernama Angga (28).

“Kami sudah koordinasikan kepada Kapolres dan secepatnya kami akan meminta berkas tersebut untuk dilakukan penyelidikan, agar kasus tersebut agar pelaku juga cepat ditangkap,” jelas Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat (Kasubaghumas) Polres Konsel Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yusuf Tawang, Minggu (16/4).

Dikatakan, Polres Konsel menilai kinerja Polsek Andoolo dalam menangani kasus penikaman tersebut lamban.  Untuk itu,  Polres Konsel mengambil alih penyidkan kasus ini.

“Polsek Andoolo, terlalu lamban untuk merespons cepat laporan masyarakat. Untuk itu Polres Konsel akan memberikan teguran terhadap Polsek Andoolo,  ini juga ada kaitannya dengan profesional anggota dalam bekerja,” tegasnya.

Di tempat terpisah, salah seorang anggota keluarga korban, Risnawati mengatakan, pihaknya merasa kecewa dengan kinerja Polsek Andoolo yang terkesan lamban, pasalnya sejak dua bulan lalu kasus dilaporkan namun hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Semua keluarga sangat kecewa, sudah masuk dua bulan pihak Polsek belum juga menangkap pelaku. Sementara ini korban mengalami luka cukup parah bagian perut, akibatnya korban tidak bisa BAB (buang air besar) layaknya manusia normal lainnya,” jelasnya.

Diketahui,  saat ini korban sudah menjalani operasi sebanyak tiga kali, dan sudah menelan biaya di atas Rp 20 juta. (cr13/iis)

To Top