Lingkar Sultra

Eskavator Dinas Perikanan Hilang

FITRI/BKK
La Ode M Hidayat Bolu

RAHA, BKK- Dinas Perikanan dan Kelautan Muna membenarkan bahwa salah satu asetnya berupa eskavator sudah tidak diketahui di mana rimbanya. Pihak dinas kini sedang mencarinya.

” Kita masih menginvestigasi di mana eskavator itu disimpan. Informasi terakhir yang kami dapat, eskavator itu ada di Kawite Wite. Tapi sudah rusak. Kita pastikan dulu keberadaannya. Kalau memang rusak, akan kita perbaiki,” kata Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Muna, La Ode Muhammad Hidayat Bolu.

Dia menjelaskan, alat berat tersebut merupakan bantuan Kementerian Perikanan dan Kelautan tahun anggaran 2013. Namun baru diserahterimakan kepada Pemkab Muna pada 2016. Hanya saja, lanjut Hidayat, hilangnya aset tersebut baru diketahui setelah pergantian kepala dinas dari La Ode Paliawaluddin ke La Kusa.

Saat ditanya apakah ada oknum yang sengaja menyembunyikan alat berat itu untuk kepentingan pribadi, Hidayat tak ingin menjawabnya. Dia hanya menjelaskan, seluruh aset Pemda hanya boleh dimanfaatkan untuk tujuan yang sudah sesuai aturan. Dalam hal ini, eskavator tersebut bisa saja disewakan kepada pihak lain namun dananya masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah.

Sementara Kasubag Perencanaan, Dinas PK Muna, Sairuddin, memastikan eskavator tersebut hanya digunakan untuk proyek yang berkaitan dengan program dinas. Itu dibuktikan dengan adanya catatan PAD pada 2016 lalu.

“Alat berat ini hanya dipakai untuk proyek-proyek perikanan dan budidaya. PADnya ada sekitar 40 sampai 50 juta di tahun 2016,” katanya.

Bagaimana dengan tahun sebelumnya, antara 2013 – 2015, Sairuddin juga memastikan eskavator itu tidak digunakan untuk kepentingan oknum tertentu. Menurutnya, eskavator itu belum dipakai sejak diadakan oleh kementerian kelautan pada 2013, karena belum diserahterimakan. (r1/aha)

To Top