Kasus Percobaan Pemerkosaan Pelaku Terancam Sembilan Tahun Penjara – Berita Kota Kendari
Lingkar Sultra

Kasus Percobaan Pemerkosaan Pelaku Terancam Sembilan Tahun Penjara

RUMBIA, BKK- Kepolisian Sektor Rumbia tidak main-main dalam menghadapi perbuatan amoral di lingkungan kerjanya. Itu dibuktikan dengan tingginya ancaman hukuman terhadap pelaku kasus percobaan perkosaan, Ilham.

Kapolsek Rumbia Inspektur Polisi Satu (Iptu) Muh Arman SH memastikan penyidik sudah menyiapkan Pasal 289 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP), untuk menjerat pelaku. Pasal 289 merupakan pasal tindak pidana pencabulan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

“Pelaku akan kami kenakan pasal perbuatan cabul. Ancamannya hampir 10 tahun,” ungkap Iptu Arman, saat dihubungi Senin (20/3).

Sejauh ini, kata dia, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan penyidikan kasus tersebut. Sejumlah saksi akan dipanggil untuk dimintai keterangannya. Jika sudah tuntas, maka pihaknya akan mengeluarkan SPDP untuk ditindaklanjuti sesuai tingkatannya.

Sementara pihak keluarga korban mengatakan kondisi psikologi Nh, sudah mulai membaik. “Dia masih trauma kalau mengingat kejadian itu. Tapi keadaannya agak baikan. Hanya masih sering gemetar,” kata Firman Akbar, salah seorang kerabat korban.

Menurut Firman, keluarga masih bersyukur karena saat hendak melancarkan aksi bejatnya, Nh tidak terluka. Dia hanya mengalami luka lecet di tangannya saat memberontak dari sekapan pelaku.

“Itu waktu kan pelaku masuk ke kamar kost hanya pakai handuk. Nh lagi makan. Pelaku langsung menutup pintu dan langsung membekap Nh,” katanya.

Korban pun melakukan perlawanan, dan akhirnya berhasil menuju ke pintu. Ilham, pelaku sempat mengejar korban keluar dari kos. Naasnya, handuk pelaku jatuh dan dia segera menghentikan pengejarannya. Dari situlah, pelaku berhasil disergap warga setelah mendengar teriakan minta tolong dari korban.

Menurut Firman, untuk sementara ini, korban dipindahkan ke salah satu rumah pamannya. “Kamar kostnya sudah kosong. Semua barang-barangnya dipindahkan ke rumahnya Om,” katanya.

Informasi yang dihimpun Berita Kota Kendari, Ilham yang sehari-hari berprofesi sebagai sales marketing pada UD Maju Bombana tersebut, sudah beristri. Dia juga tinggal ngekos berdekatan dengan kos-kosan korban. (r2/aha)

To Top