Kasuistika

Kasus DAK, Jaksa Periksa Kabid Bina Marga PU Muna

Sanudi saat diperiksa jaksa berkait kasus dugaan korupsi DAK 2015. (Fitri/BKK)

RAHA, BKK- Setelah memeriksa Kepala Bidang (Kabid) Pengairan pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Muna Ady Mulya ST pekan lalu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna kembali memeriksa Kabid Bina Marga Dinas PU Muna Sunudi ST MSi, Senin ( 20/3).

Pemeriksaan  Sanudi berkait kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 senilai Rp 200 miliar.

Sunudi tiba di kejaksaan pukul 9.30 Wita mengendarai mobil dinas DT 9076 D. Dia diperiksa hampir 4 jam.

Usai diperiksa, Sunudi kepada wartawan menyebut ada ratusan miliar proyek di PU menggunakan DAK tambahan pada 2015.

“Memang banyak proyek yang menggunakan DAK di PU Muna. Di Bidang Bina Marga saja ada sekitar Rp 90 miliar. Kemudian, di Bidang Pengairan ada Rp 20 miliar. Semua proyek ini dikerjakan menyeberang tahun,” akunya.

“Semua data paket paket proyek yang menggunakan DAK sudah saya berikan pada kejaksaan. Kalau proyek pengairan tersebar di kampung kampung seperti di Labulubulu. Kalau di Bina Marga, semua proyek jalan,” sambungnya.

Kajari Muna Badrut Tamam SH MH melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) La Ode Abdul Sofyan SH MH soal ini mengatakan, proyek DAK di Bidang Bina Marga sekitar Rp 110 miliar. Kalau di Bidang Pengairan sekitar Rp 20 miliar.

Dengan diperiksanya instansi teknis, kata dia, kasus ini semakin mengerucut.

Menurut dia, tidak semua proyek yang menggunakan DAK pada 2015 dikerjakan menyeberang tahun.

“Banyak yang tidak. Fokus kita tidak hanya di situ, tapi fisik proyeknya. Kemudian, bagaimana pencairannya. Jadi, semua pihak yang kita periksa selama ini, semuanya saling berkaitan. Tunggu saja hasil ekpose kasus ini, semua akan jelas,” terangnya. (r1/iis)

To Top