Rencananya Mau Memperkosa secara Baik-Baik, Tapi Korban Menolak kebaikannya – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Rencananya Mau Memperkosa secara Baik-Baik, Tapi Korban Menolak kebaikannya

Kapolsek Rumbia Muh Arman

RUMBIA,  BKK – Akibat berusaha memperkosa tetangganya sendiri, seorang pria yang bekerja sebagai karyawan UD Maju Bombana diringkus polisi.

Adalah, Ilham (24) warga Desa Wumbubangka Kecamatan Rarowatu Utara Kabupaten Bombana.
Aksi bejat pria yang berstatus sales marketing di perusahaan diler resmi sepeda motor Yamaha tersebut terjadi pada Sabtu (18/3) sekitar pukul 10.00 Wita, disalah satu rumah kontrakan yang terletak di Kelurahan Doule Kecamatan Rumbia, Bombana.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian setempat, korban korban berinisial, Nh (32) mendapat perlakuan tidak wajar dari pelaku ini terjadi saat sedang duduk makan di kamar miliknya.

Saat korban sedang duduk makan di dalam kamar kos miliknya, tiba-tiba pelaku masuk dan langsung memeluk korban dari belakang sambil membungkam mulut korban menggunakan tangan.

Tidak hanya itu, pelaku juga mengancam korban dengan kata-kata sembari meminta agar korban tidak berteriak.

“Setelah memeluk korban, pelaku menjalankan aksinya dengan mencium bibir korban dan meraba-raba bagian payudara korban sambil meminta korban tidak ribut,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Rumbia Inspektur Polisi Satu (Iptu) Muh Arman SH sesaat setelah kejadian.

Karena tak menerima perlakuan bejat tersebut, korban kemudian memberontak dan berusaha melepaskan diri dari dekapan pelaku sambil meminta tolong kepada warga tetangga.

Merasa jika ada yang mengetahui aksinya, pelaku kemudian berusaha melarikan diri namun dihalau oleh warga tetangga sebelum aparat kepolisian tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

“Atas laporan tetangga korban terkait upaya pencabulan ini, kami langsung bergerak menuju TKP dan meringkus dia,” katanya.

Di hadapan polisi, pelaku mengaku jika dirinya tidak sadar saat melakukan aksinya tersebut.

“Pengakuan pelaku,  dia tidak sadar saat berusaha mencabuli tetangganya ini,” terang Arman.

Perempuan berinisial Nh, korban pencabulan yang dikonfirmasi wartawan koran ini di Mapolsek setempat mangaku tidak menerima perlakuan pelaku terhadap dirinya.

“Pokoknya saya tidak mau diatur. Saya takut, baru saya tidak tahu harus taruh di mana mukaku ini.

Saya malu kasihan dan tidak menyangka kalau dia akan setega ini sama saya,” ujar Nh dengan nada gemetar.

Dirinya berharap, aparat kepolisian mengusut masalah ini dengan seadil-adilnya hingga tuntas agar perbuatan yang serupa tidak terulang lagi.

Pantauan koran ini,  pelaku kini sedang mendekam di sel tahanan Mapolsek Rumbia guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. (r2/iis)

To Top