Pemuda Kolut Diharap Kembali Bersatu – Berita Kota Kendari
Aktualita

Pemuda Kolut Diharap Kembali Bersatu

Sulaeman AL

LASUSUA, BKK – Pasca Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kolaka Utara tahun 2017, generasi muda yang ada dalam organisasi pemuda, HMI atau LSM untuk kembali bersatu membagun daerah dengan menyatuhkan setiap gerak langkah demi kemasalatan masyarakat.

Mantan Ketua HMI Cabang Kolaka, Sulaeman AL mengungkapkan pesta demokrasi telah selesai Kolut, memilih dan menghasilkan bupati H Nur Rahman Umar dan Wakil Bupati H Abbas. Saatnya kembali generasi muda mengawal dan mensukseskan setiap program yang dicanankan dimasa kampaye yang tertuang dalam visi dan misi.

“Marilah semua bersama mengawal kepala daerah terpilih. Berbeda pilihan itu biasa dalam berorganisasi semua telah diajarkan untuk saling menghargai perbedaan itu. Namu bukan perbedaan itu yang akan me njadi pemencah belah,” kata Sulaeman menanggapi aksi demo di Kejagung RI yang mengatasnamakan pemuda Kolut.

Aksi di Kejagung lanjut dia, itu hak setiap warga negara yang dilindugi konstitusi, namun ada beberapa hal yang membuat aksi itu kelihatan epek dari Pilkada.

“HMI tidak melarang kadernya untuk melakukan politik, akan tetapi politik yang dimaksud sebagai politik indevendensi yakni politik moral bukan pada wilaya politik praktis yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan politik,” tegas bapak satu anak ini.

Menurut Sulaeman memilih pemimpin kepala daerah secara prosonal itu hak asasi setia WNI. Memilih pemimpin harus masuk pada wilaya moral dan etika bukan pada wilaya kepentingan yang disusupi atau ditunggangi dengan kepentingan politik hanya calon tersebut tidak terpilih.

“Saya harap generasi muda Kolut yang memiliki kompetensi dalam bidang-bidang tertentu mampu menunjukan kemampuan terbaiknya dalam pembagunan dan kemajuan daerah,” ujarnya.

Sulaeman menambahkan dirinya sangat menghormati dan menghargai gerak dan laju setiap perubahan yang ada ditubuh organisasi. Namun harus gerak dan laju itu harus dimaknai dalam tatanan moral dan etika.

“Bukan untuk mengurui atau mengajari setiap gerakan yang dilakukan. Kita semua besar dari organisasi melihat luasnya dunia adan pergaulan politik juga dari organisasi maka organisasi ini harus mampu membawah moral individu untuk kebaikan,” imbuh Sulaeman.

Sulaeman mengharapkan dengan lahirnya pemimpin baru Kolaka Utara, setiap pemuda dan pemudi Kolut untuk kembali menyatukan visi dan misi membawah perubahan dan kemajuan daerah.

“Saat ini bupati terpilih itu milik semua masyarakat. Bukan lagi milik Parpol pengusung, tim sukses dan relawan. Sehingga pemuda wajip mendukung dan mensukseskan program Paslon terpilih,” tuturnya. (cr11/lex).
 

To Top