MK Terima Bukti Tambahan Tim Paslon Rasak-Haris – Berita Kota Kendari
Headline

MK Terima Bukti Tambahan Tim Paslon Rasak-Haris

Tim pengacara Rasak-Haris bersama cawali Haris Andi Surahman

KENDARI, BKK –  Tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari nomor urut 1 Abdul Rasak-Haris Andi Surahman (Rasak-Haris) kembali menyerahkan bukti tambahan pengajuan sengketapermohonan di Mahkamah Konstitusi (MK), Jumat (17/3).

Penyerahan bukti tersebut diserahkan dalam sidang pendahuluan pembacaan materi gugatan dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Kendari di MK yang dipimpin langsung Majelis Hakim Ketua MK, Arif Hidayat dengan No:26/PHP-KOT-XV/2017.

Ketua tim kuasa hukum paslon Rasak-Haris, Syahiruddin Latif SH mengatakan, sidang pendahuluan pembacaan materi sengketa telah dilakukannya. Meski selisih hasil perolehan suara lebih dari ambang
batas yang ditentukan, tetapi Majelis Hakim tetap menerima bukti tambahan yang diserahkan dalam sidang.

“Respon Majelis Hakim sangat baik dan materi permohonan kami telah disampaikan seperti yang tertuang dalam materi permohonan sengketa. Dalam sidang tadi juga kami serahkan bukti tambahan kepada Majelis Hakim mengenai putusan Pengadilan Negeri (PN) Kendari  yang telah memvonis terdakwa money politik selama tiga tahun kurungan penjara dan denda Rp 200 juta yang dilakukan salah satu tim paslon pemenang beserta bukti-bukti lainnya,” katanya saat dihubungi melalui sambungan selulernya.

Ia menambahkan, dalam sidang tersebut juga disampaikan mengenai paslon pemenang perolehan suara terbanyak dari terjadi karena adanya penggelembungan suara yang dilakukan secara terstruktur sistematis dan masif (TSM) serta adanya pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali (pemilih ganda red) dalam pemungutan suara pada Rabu (15/3) lalu yang hampir tersebar disetiap tempat pemungutan suara (TPS).

“Bukti-bukti yang kita ajukan sangat jelas, baik itu mengenai money politik maupun adanya pemilih yang menggunakan hak pilihnya lebih dari satu kali hingga paslon pemenang itu mempunyai suara terbanyak. Bukti yang kami serahkan itu semua diterima oleh Majelis Hakim,” jelasnya.

Dikatakannya, sidang kembali akan dilanjutkan dengan agenda jawaban termohon atas materi permohonan pemohon pada, Selasa (21/3) depan.

Sementara itu, anggota tim kuasa hukum Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari Khalid Usman meyakini meski bukti tambahan yang diajukan oleh pemohon kepada Majelis Hakim diterima. Namun, kata dia, dipastikan akan kembali ditolak nantinya dan tidak memenuhi syarat dan langsung akan dismissil.

“Memang semua bukti tambahan yang diserahkan itu diterima tetapi yang perlu dipahami bahwa KPU itu adalah termohon selaku penyelenggara pemilu yang tidak menangani masalah pelanggaran tetapi menangani dari awal hingga berakhirnya tahapan Pilwali Kendari. Sehingga bukti tambahan yang diserahkan tersebut tidak ada kaitannya dengan KPU Kota Kendari sehingga dipastikan akan langsung ditolak,” yakinnya.

Untuk mengenai sidang lanjutan dengan agenda jawaban atas termohon, lanjutnya, pihaknya telah menyiapkan seluruh alat bukti yang telah dikumpulkan serta mengenai tuduhan-tuduhan yang disebutkan dalam materi gugatan.

“Sidang selanjutnya itu akan dilakukan Selasa (21/3) depan dan semua alat bukti telah kami siapkan untuk menjawab atas permohonan pemohon sengketa,” pungkasnya. (m2/lex)

To Top