Beranda

40 Persen Puskesmas di Sultra Tidak Punya Dokter

KENDARI, BKK- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr H Asrum Tombili Mkes mengungkapkan, daerah ini masih kekurangan dokter untuk ditempatkan di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

“40 persen puskesmas kita hanya perawat yang mengatur atau mengelolanya. Terutama di daerah pelosok dan terpencil, yang jauh dari jangkauan rumah sakit umum milik pemerintah maupun swasta. Ini  merupakan prioritas pemerintah,” katanya, Kamis (16/3).

Ia mengungkapkan, dari 280 puskesmas yang ada, hanya sekitar 60 persen puskesmas yang memiliki dokter.

Meskipun kekurangan dokter, ujar dia, pihaknya berusaha meningkatkan pelayanan kesehatan di puskesmas sebagai gerbang terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di daerah terpencil.

“Sebagai gerbang terdepan, tentunya kapasitas puskesmas harus diperkuat dengan cara ketersediaan sumber daya puskesmas, dan ditunjang dengan fasilitas, serta ketersediaan obat-obatan,” paparnya.

Puskesmas kategori memprihatinkan itu berjumlah 54 unit. Secara rinci, di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) 7 unit, Bombana 23 unit, Konawe 24 unit.

“Penempatan dokter di puskesmas daerah terpencil, menjadi salah satu upaya pemerintah memperlakukan pemerataan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Ia melanjutkan, tidak semata memperbanyak puskesmas di daerah terpencil, tetapi juga melengkapi sarana dan prasarana, termasuk memperbanyak tenaga medis, hingga ketersediaan obat-obatan.

“Persedian obat harus disiapkan di setiap puskesmas yang ada di daerah terpencil,” tegasnya.

Mengantisipasi habisnya obat, menurut dia, maka harus disiapkan tempat persediaan yang dekat dari kantor-kantor kecamatan. (p13/iis)

To Top