Lima Laporan, Tiga PNS, Satu Tersangka – Berita Kota Kendari
Headline

Lima Laporan, Tiga PNS, Satu Tersangka

Aparat kepolisian menjaga kantor Panwasli Kota Kendari ketika dua massa pendukung melakukan pengawalan terhadap kasus pilwali yang diduga melibatkan oknum PNS.

KENDARI, BKK – Panitia Pengawas Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Panwaslih) Kendari telah menetapkan satu tersangka dari lima laporan pelanggaran money politik yang masuk menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Panwasli) Kendari beberapa hari lalu.

Dari lima laporan tersebut, juga ditemukan tiga orang yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) yakni salah satu Kepala Seksi (Kasi) di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari, Maliso, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Kendari, Zaiddin dan Alamsyah yang merupakan Lurah Anggilowu Kecamatan Mandonga.

Ketua Panwaslih Kota Kendari Alasman Mpesau mengatakan, dari lima laporan yang masuk saat ini pihaknya telah menetapkan satu orang tersangka atas nama Anwar Saddah yang ditangkap salah satu tim Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari di Kelurahan Lepo-Lepo Kecamatan Baruga Kota Kendari beberapa hari lalu.

“Setelah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan gelar perkara yang dilakukan Panwaslih Kota Kendari bersama sentra Kepolisian dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari yang tergabung dalam sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) ditemukannya dua alat bukti sehingga kami menetapkan satu orang tersangka atas nama Anwar Saddah,” katanya saat ditemui di Panwaslih Kendari.

Ayah satu orang anak ini menambahkan, saat ini Panwaslih Kota Kendari telah melimpahkan proses penanganan pelaku money politik dari salah satu paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari ke Kepolisian Resor (Polres) Kendari untuk kemudian ditindak lanjuti. Sementara, sambungnya, untuk keempat lainnya masih sementara proses penyelidikan.

“Satu tersangkanya itu kami sudah serahkan ke Polres Kendari dan telah ditahan. Sementara untuk empat laporan lainnya yang masuk di Panwaslih Kendari sedang dilakukan pemeriksaan saksi-saksi yang kemudian akan dilakukan gelar perkara untuk meningkatkan statusnya ke penyidikkan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu mengungkapkan, saat ini proses penanganan laporan dugaan pelanggaran money politik yang masuk di Panwaslih Kota Kendari pasca ditetapkan sebagai tersangka, Anwar Saddah langsung dijebloskan kedalam sel tahanan Polres Kendari.

“Setelah menyelesaikan proses pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan gelar perkara sudah ditetapkan sebagai tersangka. dalam penanganannya saat ini sudah ditangan kepolisian. Sementara untuk laporan lainnya itu masih dalam tahapan proses pemeriksaan baik itu saksi-saksi dan terlapor itu sendiri,” pungkasnya. (m2/lex)

To Top