Bupati Resmi Buka STQ Konawe – Berita Kota Kendari
Aktualita

Bupati Resmi Buka STQ Konawe

IRMAN/BKK
Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa melepas kafilah dari berbagai kecamatan dalam STQ Tingkat Kabupaten Konwe, Kamis (16/2).

UNAAHA, BKK – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa membuka secara resmi Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) 1438 H/ 2017 M tingkat kabupaten, Kamis (16/2). Mulai dilaksanakan 16-23 Februari mendatang.

Turut hadir Wakil Bupati Parinringi, Sekda H Ridwan Lamaroa, Muspika dan SKPD lingkup setempat.

Pembukaan diawali dengan pawai ta’aruf. Berjumlah 28 kafila mewakili masing-masing kecamatan turut berpartisipasi dalam pawai itu.

Titik star dari pelataran kantor bupati kemudian beriring-iringan mengikuti rute jalan protokoler. Dan finis di pelataran Gedung STQ Kelurahan Tumpas. Pusat kegiatan  lomba.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Parinringi mengatakan, kegiatan STQ sudah menjadi agenda tahunan Pemkab.

Karena hal ini telah menjadi bagian  interagral dalam pembangunan daerah yang seiring dengan implementasi program Perisai.

“Merupakan wujud dalam  mempercepat elektabilitas, pemerataan dan pertumbuhan  pembangunan  masyarakat  menuju masyrakat madani sejahterah lahir bathin,” jelasnya.

Tujuan STQ bukan saja mengejar juara. Namun hal ini sebagai bentuk pembinaan masyarakat dalam kehidupan beragama. Dan menyiarkan syiar Islam. Kemudian kebijakan ini tidak terlepas dari kebijakan nasional  dalam membangun SDM.

“Sedangkan Kabupaten Konawe mengacu pada Perda no. 7 tahun 2013. Tentang pemberantasan buta baca alquran. Regulasi ini mengarahkan Pemkab untuk terus melakukan pembinaan mahir membaca alquraan,” katanya.

STQ dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap kitab suci alquran sebagai sumber kehudupan. Dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan asas manfaat lainnya dapat meningkatkan kemampuan membaca alquran.

“Kepada para peserta untuk mengikuti serangkaian lomba yang telah disiapkan panitia dengan sebaik-baiknya. Supaya dapat mengukir prestasi yang gemilang. Dengan tetap mengedepakan solidaritas dan persaudaraan,” tandasanya.

Dikatakan, Pemkab Konawe menempatkan program ini sebagai salah satu skala prioritas yakni cerdas dan beriman.
Sehingga pembinaan terus dilakukan melalui TPQ desa/ lurah dan SD.

Melalui pembinan berkala ini yang kemudian banyak melahirkan qori dan qoriah, hafids dan hafidsa, mufassir dan mufassirah yang banyak mungukir prestasi membanggakan daerah.

“Kepada dewan hakim dan dewan juri yang telah diberikan kepercayaan menilai. Supaya dapat menyeleksi peserta qori dan qoriah  dengan baik yang bakal menjadi utusan Konawe pada MTq tingkat Sultra di Kendari Maret nanti,” ujarnya. (r4/lex)

To Top