Rahmatnya Kukuhkan Kemenangan – Berita Kota Kendari
Headline

Rahmatnya Kukuhkan Kemenangan

Ketua BSI, Baso Affandi Saat Memperlihatkan Hasil Quick Count Pilkada Mubar. (foto: Rudy/BKK)

KENDARI, BKK – Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat (Mubar) nomor urut 2 LM Rajiun Tumada-Ahmad Lamani (Rahmatnya Mubar) mengukuhkan kemenangan di Pilkada Mubar. Seperti diprediksi sebelumnya, paslon ini berdasarkan perhitungan suara cepat (quick count) yang dilakukan Barometer Suara Indonesi (BSI) dia meraih suara tertinggi 58,79 persen, sedangkan lawannya LM Ihsan – La Nika (Insani) hanya meraih suara 41,21 persen.

Dalam konprensi pers hasil quick count, Direktur BSI, Baso Afandi menyebutkan, Rahmatnya berhasil menang di 9 kecamatan dari 11 kecamatan di Mubar. Sedangkan Insani hanya menang di dua kecamatan.

Perolehan suara Tahmatnya di 9 kecamatan dengan jumlah mayoritas, terlebih lagi di kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar yakni di Kusambi dan Tiworo Kepulauan. Di Kusambi Rahmatnya unggul 64,3 persen, Insani 35,37 persen, di Kecamatan Tiworo Tengah Rahmatnya Mubar mendapatkan suara 69,9 persen sementara Insani hanya 31,1 persen. Begitupula dengan Kecamatan Tiworo Kepulauan Rahmatnya Mubar memperoleh suara 66,7 persen dan pesaingnya hanya 33,3 persen saja.

Di dua kecamatan yang dimenangkan Insani perolehannya yakni 52,5 persen sedangkan Rahmatnya Mubar mendapatkan suara 47,5 persen.

Baso menjelaskan, tim surveinya mengambil data di 70 tempat pemungutan suara (TPS) dari 119 TPS yang ada di 11 kecamatan di Mubar.

“Pertama saya ucapkan selamat kepada Rahmatnya Mubar selaku bupati pertama di kabupaten pemekaran dari Kab Muna. Namun, kita tetap harus menunggu pleno dari komisi pemilihan umum (KPU),” kata Baso Afandi di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu (15/2).

Ia menambahkan, dari hasil Quick Count tersebut, tidak jauh berbeda dengan survei yang sebelumnya telah dilakukannya. Hanya saja, kata dia, perolehan suara yang dimiliki Rahmatnya Mubar sedikit menurun dikarenakan dirinya tidak melakukan kampanye akbar yang berbeda dengan paslon Insani melakukan kampanye akbar sehingga mempengaruhi pemilih yang belum menentukan pilihannya untuk memilih Insani.

“Pengaruh meningkatnya suara yang diperoleh Insani itu karena melakukan kampanye akbar mengakibatkan pemilih yang masih ragu langsung memilih Insanin pada saat pemungutan suara. Tetapi tambahan persentase suara yang diperoleh dari pemilih yang masih ragu untuk menentukan pilihannya dalam Pilkada Mubar tidak bisa menyaingi suara Rahmatnya Mubar,” jelasnya.

BSI berani merealese hasil Quick Count perolehan suara kedua paslon Bupati dan Wakil Bupati Mubar pasalnya lembaga survei yang dimilikinya telah terdaftar di KPU Mubar. Bahkan, kata dia, saat akan melakukan Quick Count pihaknya telah memberitahukan ke KPU Mubar sebelumnya.

“BSI telah terdaftar di KPU Mubar. Hasil Quick Count BSI mencapai 100 persen. Sebelumnya juga saat kami akan melakukan Quick Count kami telah menerima SK yang diberikan KPU Mubar,” pungkasnya.

Hasil quick count yang dilakukan BSI, tidak jauh berbeda dengan hasil real count yang dipublis  Indra Prasta Sukses Sejahtra (IPSS) Jakarta.  IPSS merilis Rahmatnya meraih 25.999 suara atau 59,24 persen, sedangkan Insani hanya meraih suara 17.998 atau 41.01 persen.

Sama halnya BSI, IPSS juga menyebutkan Rahmatnya menang di 9 kecamatan, sementara Insani hanya menang di dua kecamatan, yakni Barangka dan Tiworo Utara.

“Hasil hitungan kita ini benar, sudah ril, kita bukan quik count tapi real count,” kata pemlik IPSS Jakarta, Dayang  dalam konprensi persnya di Raha, Rabu (15/2).

Disinggung mengenai akurasi data IPSS, Dayang menjamin data yang mereka sudah benar. “Data ini sudah benar, tidak akan berubah. Kita turunkn 119 relawan di 119 TPS dan 11 relawan di 11 kecamatan. Hasilnya sudah ril. Hasil ini tidak jauh berubah dari prediksi 2 minggu sebelum pilkada.  Ada 2 kecamatan yang menjadi tergat kewenangan INSANI yaitu Lawa dan Sawerigadi, tapi teryata kalah. Ya inilah poltik, tekanan-tekanan itu teryata berhasil,” jelas Dayang.

Ditempat terpisah LM Ihsan ketika coba dikonfirmasi hasil pilkada Mubar, enggan berkomentar tapi cuma melempar terseyum pada sejumlah awak media di kediamannya di Raha kemarin pukul 16.20 Wita. Terlihat juga sesjumlah  petinggi Partai Golkar diantaranya Uking Djassa dan La Ode Diyrun. Namun tidak ada satupun yang mengomentari hasil pilkada Mubar.

Sedangkan Ketua DPD 1 Golkar Sultra Ridwan bae saat mau dikonfirmasi hal ini, ternyata sudah berada di Kota Kendari. Hingga berita ini diturunkan, tidak terlihat gejolak apapun di tim Insani, semua terlihat tenang melihat hasil ril count.

Ditempat terpisah Drs La Nika sebelum perhitungan digelar sempat mengatakan optimis memenangkan pilkada Mubar, khusus Lawa Raya. Namun kenyataanya di Lawa paslon No 1 ini kalah. Namun khusus TPS 1 dan 2 Desa Barangka paslon No 1 menang telak atas paslon No 2 dengan perolehan suara TPS 2 yaitu NO 1 meraup  217 suara.dan paslon No 2 181 dan 4 suara batal dari total wajib pilih 460. Demikian pula di TPS. 1 Barangka paslon No 1 meraup suara  106 dan  No 2 cuma 81 suara dan 2 suara batal. 2 TPS adalah berlokasi di dekat kediaman Drs La Nika.

Menjelang sore hari, ribuan pendukung Rahmatnya dari berbagai kecamatan mendatangi kediaman Rajiun di Desa Sukadamai. Mereka terlihat suka cita karena calon yang mereka jagokan meraih kemenangan.

Dalam sambutannya, LM Rajiun didampingi Achmad Lamani menyatakan, kemenangan yang mereka raih adalah kemenangan masyarakat Mubar. “Ini adalah kemenangan masyarakat Mubar. Kemenangan pembangunan Mubar, kemenangan kita semua,” kata Rajiun yang tampak berlinang air matanya.

Namun demikian Rajiun mengajak pendukungnya, tetap tenang dan sabar menunggu penetapan KPU, hasil sesungguhnya adalah hasil penetapan KPU.(m2-r1/lex)

To Top