KPU: Lembaga Survei Umumkan Hasil Pilkada Kolut Ilegal – Berita Kota Kendari
Suksesi

KPU: Lembaga Survei Umumkan Hasil Pilkada Kolut Ilegal

Luis/BKK
Ketua KPU Kolut, Asriadi Budiwan usai memberikan hak suaranya di TPS 4 Desa Patowonua, Kecamatan Lasusua. Foto: Luis/BKK

LASUSUA, BKK – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) biasanya dibanjiri hasil riset dan quick caount (hitungan cepat) sejumlah lembaga survei.  Hanya saja,  aturannya harus terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Namun, khusus di Pilkada Kolaka Utara (Kolut), hingga selesainya pemungutan suara tidak satu pun lembaga survei yang terdaftar di KPU.

Ketua KPU Kolut, Asriadi Budiwan menegaskan, dengan tidak adanya lembaga survei yang terdaftar tersebut maka hitungan cepat di Pilkada Kolut dipastikan tidak ada. Kalau pun ada, menurutnya, adalah pelanggaran dan ilegal sebagaimana PKPU nomor 5 tahun 2015 pasal 43 ayat 2 .

“Lembaga survei yang akan melakukan quick count tidak dibolehkan kalau lembaga tersebut tidak terdaftar. Pada 12 Februari ada 2 lembaga survei yakni LSI dan RRI yang datang mendaftar namun dalam PKPU lembaga survei yang akan melakukan quick count harus mendaftarkan lembanganya satu bulan sebelum hari pencoblosan,” ujar Asriadi yang ditemui usai mencoblos di TPS 4 Desa Patowonua Kecamatan Lasusua, Rabu (15/2).

Sesuai ketentuan itu pula, lanjutnya, lembaga survei yang mengumumkan hasil hitungan cepat Pilkada Kolut dapat dikenakan sanksi.

Ia juga berharap, dengan selesainya pemungutan suara, situasi di Kolut tetap kondusif. Masyarakat juga tetap menunggu hasil pleno resmi KPU mengenai hasil Pilkada tersebut.

“Para pasangan calon dan timnya agar dapat menahan diri menunggu hasil pleno resmi dari KPU,” tandasnya. (CR11/nur).  

To Top