Kapolres Bombana: Anarkis, Tembak di Tempat – Berita Kota Kendari
Suksesi

Kapolres Bombana: Anarkis, Tembak di Tempat

Kapolres Bombana AKBP Bestari H Harahap saat memimpin apel gelar pasukan pengamanan Pilkada Bombana 2017 di Lapangan Upacara Mapolres Bombana, Senin (13/2). Foto: Ahmad Ridha/BKK

 

RUMBIA, BKK – Tekad Kapolres Bombana AKBP Bestari H Harahap SIK MT untuk memperketat pengamanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana benar-benar serius. Kapolres menekankan, kepada ratusan personel pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menindak tegas jika ada oknum yang berupaya membuat onar alias anarkis saat pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara.

Menurut Bestari, kendati kemungkinan adanya tindakan anarkis tidak dikehendaki oleh semua pihak, namun aparat keamanan harus terus waspada akan timbulnya dampak buruk dalam tahapan pelaksanaan Pilkada ini.

“Saya sudah instruksikan anggota, jika ada oknum yang coba-coba ingin membuat keributan apalagi sampai terjadi huruhara, maka jangan ragu untuk tembak di tempat,”  tegas Bestari yang dikonfirmasi usai memimpin apel gelar pasukan di Mapolres Bombana, Senin (13/2).

Sebagai Kapolres, tambah dia, dirinya siap bertanggung jawab dan melindungi bawahannya yang menindak pelaku kriminal saat pelaksanaan tahapan Pilkada ini. Bukan hanya itu, dia menganjurkan kepada bawahannya untuk mengawasi kemungkinan adanya oknum yang membawa senjata tajam (sajam).

“Kalau ada yang bawa sajam dan melakukan perlawanan saat ditertibkan, langsung tembak saja yang penting tepat sasaran. Saya sudah tekankan kepada anggota untuk tidak takut mengambil tindakan terhadap oknum yang bisa memicu keributan,” tegasnya.

Kendati begitu, dirinya tetap berharap, pelaksanaan segala tahapan Pilkada di Kabupaten Bombana berjalan rukun dan damai tanpa ada kendala apa pun.

“Hasil pantauan kami di lapangan menunjukkan jika kondisi wilayah di Bombana masih kondusif, karena masyarakatnya cerdas dalam berpolitik. Kalau hanya perang isu yang terjadi, itu hanya soal biasa,” ungkapnya.

Menyinggung soal jumlah personil yang diturunkan untuk mengamankan jalannya Pilkada yang akan dihelat besok, Rabu (15/2), Bestari mengatakan, ada sekitar 700 personel polisi. Jumlah ini telah disebar pada tiga wilayah yang meliputi wilayah Rumbia, Kabaena, serta Poleang.

“Di Bombana ini, ada 326 TPS dan disetiap TPS dijaga satu anggota. Khusus 14 TPS yang dianggap jauh dari Polsek akan dijaga dua anggota polisi yang dilengkapi dengan senjata,” ujarnya. (r2/nur)

 

 

To Top