Bisnis & Ekonomi

Distan Butur Kembangkan Jagung Hibrida

BURANGA, BKK – Sebagai langkah untuk mendukung swasembada pangan, Kabupaten Buton Utara (Butur) melalui Dinas Pertanian (Distan) telah menyiapkan 400 hektare lahan pertanian disiapkan untuk ditanami  jagung  kuning hibrida yang bibitnya disedikan langsung Kementerian Pertanian (Kementan). Tak hanya itu, Kementan juga sudah menyediakan pupuk secara cuma-cuma alias gratis yang dapat dimanfaatkan para petani  untuk memacu hasil pertaniannya  sehingga  melimpah saat panen kelak.

“Rencananya, penanaman  bibit jagung kuning hibrida bakal dilakukan Juli mendatang  dengan luas lahan yang disediakan sebanyak 400 hektare,” kata Plt Kadis Pertanian Butur, Ir Yusuf, Senin (13/2).

Dijelaskannya, secara bertahap, Dinas Pertanian menargetkan empat tahun ke depan mampu memanfaatkan 2. 000 hektare lahan pertanian  khusus untuk budidaya jagung kuning hibrida. Untuk mencapai target yang  ditetapkan, pihaknya terus bergerilya melakukan sosialisasi di pelosok-pelosok  perdesaan untuk menemui  para petani sekaligus meyakinkan mereka berkait keunggulan bercocok tanam jagung kuning hibrida.

Saat ini pemerintah pusat, terang Yusuf, melalui Bulog bersedia membeli jagung kuning hibrida para petani dengan harga yang cukup memuaskan. “Bulog siap menampung hasil pertanian jagung kuning hibrida para petani. Dengan harga perkilogramnya Rp 3.100,” tutur.

Untuk memberikan kemudahan bagi para petani untuk bercocok tanam jagung kuning hibrida, Yusuf membeberkan berencana  menggandeng Bank Sultra. Nantinya, petani bakal difasilitasi untuk mendapatkan pinjaman modal untuk membiayai pembukaan lahan pertanian  jagung kuning hibrida.

“Satu orang petani mendapatkan modal sebesar Rp 10 juta untuk biaya pembukaan lahan penanaman jagung kuning hibrida. Nantinya, para petani bisa menggantinya setelah menjual hasil pertanian. Untuk bibit jagung dan pupuk disediakan langsung oleh Kementerian Pertanian,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga terus mencari pemasok atau pembeli jagung kuning hibrida dengan harga yang tinggi dari Bulog. “Baru-baru saya ke Sulawesi Selatan mencari perusahaan pemasok jagung kuning hibrida. Mereka bersedia membeli dengan harga lebih tinggi. Olehnya itu, petani jangan takut bercocok tanam jagung kuning hibrida,” imbuhnya. (cr10)

 

 

To Top