Pendidikan

Tidak Paham Pembuatan LPJ DOP , 300 Pengelola PAUD Konsel Dilatih

300 pengelolah PAUD megikuti Workshop Dapodik Sistematika Pembuatan Proposal/LPJ dan Perpajakan BOP di D’Blitz Hotel Kendari, Sabtu (11/02).
(Faisal/BKK)

KENDARI, BKK- Sekitar 300 kepala sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) asal Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), mengikuti workshop Dapodik Sistematika Pembuatan Proposal/Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) dan perpajakan Bantuan Oprerasional Pendidikan (BOP) yang digelar di D’Blitz Hotel Kendari, Sabtu (11/02).

Ketua Penyelenggara workshop, Hj Endang Pratiwi  mengatakan, kegiatan workshop tersebut dilakukan sebab dinilai masih banyak Kepala Sekolah PAUD yang tidak paham dalam pembuatan proposal dan LPJ DOP. Kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk melakukan pembinaan terhadap PAUD yang ada di Konsel.

“Kita ada materi masalah pengisian dan pelopran dana BOP atau LPJ karena masih banyak yang tidak paham,” ujar Hj Endang saat ditemui di sela-sela kegiatannya ini

Dijelaskannya, kegiatan workshop atau pelatihan dilaksanakan berdasarkan inisiatif seluruh kepala sekolah PAUD yang ada di Konsel, sebab mereka juga mengaku masih bingung dalam pengelolaan dan pembiayaan BOP dengan sistem data Dapodik, sebagaimana yang dimaksudkan dalam peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 2 tahun 2016 tentang pembiayaan dan pembayaran dana BOP.

Ia mengatakan, selama ini pembiayaan dan pembayaran dana BOP yang diperuntukkan untuk sekolah PAUD masih dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) provinsi. Dengan terbitnya Permendikbud nomor 2 tahun 2016 ini, maka pembiayaan dan pembayaran dibayarkan dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten/kota seluruh Indonesia, melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pihaknya mengakui, dengan terbitnya Permendikbud tersebut banyak kendala yang ditemui dalam pelakaanaannya.

Diantaranya, sistematika pembuatan proposal dan penyatuan format keseragaman pelaporan LPJ, serta perhitungan nilai pajak.

“Oleh karena itu kami selaku panitia pelaksana mengkolaborasikan kegiatan ini dengan menyatukan konsep pembelajaran dan pelatihan pengimputan data dapodik, sehingga data pendidik dan tenaga kependidikan falid,” ungkap Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konsel ini. (p11/nur)

To Top