Tahap II, Berkas Dua Tersangka PT PLM Didisposisi ke Kejari Bombana – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Tahap II, Berkas Dua Tersangka PT PLM Didisposisi ke Kejari Bombana

KENDARI, BKK – Setelah menetapkan kasus dua tersangka dugaan manipulasi data hasil produksi emas 2010-2011 PT Panca Logam Makmur (PLM) memasuki tahap II, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) kini disposisi berkas keduanya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bombana untuk ditindak lanjuti.

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sultra, Janes Mamangkey SH melalui telepon genggamnya, Minggu (12/2) menjelaskan, pelimpahan kembali berkas tersangka Rizal Fachreza dan Made Susastra ke Kejari Bombana untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Kasus ini sudah tahap II dan kita kembalikan ke Kejari Bombana untuk diproses lebih lanjut, sebab wilayah hukum kasus ini terjadi di Bombana,” terangnya.

Ia melanjutkan, untuk pelimpahan berkas kedua tersangka ke Pengadilan Tipikor Kendari akan dilakukan pihak Kejari Bombana tanpa harus mengembalikannya lagi ke Kejati Sultra. Dimana, kasus ini telah menjadi tanggung jawab sepenuhnya Kejari Bombana.

“Kasus ini, kini telah menjadi tanggung jawab Kejari Bombana, jadi untuk pelimpahannya ke Pengadilan Tipikor Kendari sehingga bisa disidangkan menjadi tanggung jawab mereka,” jelasnya.

Saat ini, lanjut dia, untuk kasus yang berbeda tetapi masih pada ruang lingkup PT PLM yakni terkait dugaan penunggakan pembayaran royalti yang melibatkan Kepala Biro Administrasi Keuangan PT PLM Fachlawi Mujur, pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

“Untuk kasus dilingkup PT PLM kita masih punya satu tersangka lagi yang sementara kita rampungkan berkasnya, dimana saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” pungkasnya.

Untuk diketahui PT PLM  telah melakukan dua pelanggaran hukum sekaligus yakni ditahun 2010-2011 PT PLM melakukan pemalsuan data hasil produksi emas sehingga mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 12 miliar dengan tersangka Rizal Fachreza dan Made Susastra. Sedangkan ditahun 2012-2015 PT PLM tidak menyetorkan PNBP yang mengakibatkan negara mengalami kerugian Rp 9 miliar dengan tersangka Kepala Biro Administrasi Keuangan PT PLM Fachlawi Mujur.(cr5/lex)

To Top