Pemuda di Baubau Tewas dengan Tujuh Tusukan – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Pemuda di Baubau Tewas dengan Tujuh Tusukan

La Ode Adnan Irham/BKK
Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Diki Kurniawan SIK menunjukkan barang bukti sebilah badik dan kaos yang digunakan tersangka saat menghabisi korban.

BAUBAU, BKK – Seorang pemuda Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Satria (17) ditemukan tewas di sebuah lorong tak jauh dari kantor pemadam kebakaran Polres Baubau, Minggu pagi (12/2). Ia pertama kali ditemukan Ketua RT setempat, Hasim, sekitar pukul 05.30 Wita dengan kondisi tergeletak tak bernyawa.

Hasim menyebut, saat dilihat korban dikira sedang mabuk, namun banyaknya darah di badan korban langsung membuatnya melapor ke polisi. Setelah dilakukan oleh TKP, korban dibawa ke RSUD Baubau untuk divisum. Pria berambut pendek itu ketika ditemukan mengenakan kaos berwarna merah dan celana pendek.

“Pagi-pagi saya lihat dari lantai 2, saya kira dia mabuk,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP Diki Kurniawan SIK mengatakan korban mengalami tujuh luka tusukan, di antaranya di lengan kanan, telapak tangan kakan, perut dan dada. Diduga kuat tikaman di dada sedalam lima cm yang menyebabkan korban tewas. Apalagi saat kejadian tak ada yang menolong korban.

Selang beberapa jam, pelaku sudah ditangkap tanpa perlawanan di kediamannya tak jauh dari lokasi ditemukan korban. Barang bukti berupa sebilah badik juga diamankan dari rumah pelaku, yang sempat ia sembunyikan di atap rumah. Sedangkan baju kaos yang ia kenakan saat menghabisi korban ditemukan di dapur.

“Korban sama pelaku ini malamnya minum-minum sama teman-temannya juga, korban hilang HP (Handphone), dia tuduh temannya, pelaku tersinggung. Sempat pergi, tapi didatangi lagi sama pelaku, langsung ditikam,” tutur Diki menceritakan kronologis penikaman.

Sebanyak lima orang saksi sudah diperiksa dalam kasus tersebut. Pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Baubau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ditemui di kediaman korban tepat di sebelah kantor Lurah Bataraguru, kakak korban, Udin meminta polisi mengusut tuntas kasus itu dan menghukum pelaku seusuai dengan perbuatannya. Udin menyebut, adiknya akan dimakamkan di Waara, Kecamatan Sangiawambulu, Kabupaten Buton Tengah. (cr7)

To Top