Beranda

Dinkes: Zat Kimia Rokok Elektrik Sangat Berbahaya


KENDARI, BKK – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari Rahminingrum mengatakan, zat kimia yang terkandung dalam rokok eletrik jauh lebih berbahaya ketimbang rokok tembakau.
Itu diungkapkan saat diwawancarai pada Jumat (10/2).

Kenapa tidak, kata dia, sebenarnya tanpa disadari yang dibakar di rokok elektrik adalah zat kimia, yang dampaknya jauh leih berbahaya dari rokok konfusion dan rokok biasa.

“Bagi kami rokok elektrik adalah fenomena baru yang ada di tengah masyarakat. Sehingga, tak jarang orang berganti menggunakan rokok elektrik, dengan anggapan ketika rokok elektrik lebih trendi dan aman,” ujarnya.

Sebenarnya, kata dia, zat berbahaya yang terkandung dalam rokok elektrik dapat menimbukan segala bentuk jenis kanker, terutama di rongga mulut.

Ia juga mengaku, rokok biasa juga sangat berbahaya, namun rokok elektrik jauh lebih berbahaya.

“Untuk itu saya berharap dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2014 tentang Tempat-Tempat Tertentu yang Dilarang Merokok, dapat minimalisasi penyakit yang disebabkan rokok,” paparnya.

Ia menegaskan, jika ada yang melanggar perda tersebut, maka akan ada sanksi yang diberikan berupa denda yang mesti dibayar langsung.

Ia menceritakan, dirinya pernah mendapatkan orang yang merokok elektrik di salah satu rumah makan.
Asapanya itu, beber dia, sangat banyak dan mengganggu orang di sekitar.

“Kami optimis kawasan umum tanpa asap rokok di Kendari dapat terlaksana dengan baik, dengan diterbitkannya Perda Nomor 16 tahun 2014, sehingga dapat melindungi orang banyak. Kita juga tidak bermaksud untuk melarang orang merokok, tetapi sebaiknya merokoklah di tempat-tempat yang telah ditentukan,” ujarnya. (cr6/iis)

To Top