Banyak Sekolah Tak Indahkan Perda KTR – Berita Kota Kendari
Beranda

Banyak Sekolah Tak Indahkan Perda KTR

KENDARI, BKK – Sejak digencarnya Peraturan Derah (perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sekolah-sekolah, masih banyak yang tidak acuh dengan program ini.

Itu diungkapkan Kepada Dinas (Kadis) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikmudora) Kendari Makmur, Jumat (10/2).

Menurut dia, pihaknya sudah melaksanakan sosialisasi Perda KTR sejak 2015, dan bahkan sudah menurunkan intruksi kepada sekolah-sekolah.

“Untuk menghindari kegiatan-kegiatan persekolahan yang disponsori oleh perusahaan rokok, apalagi iklan-iklan yang ada kaitannya dengan rokok, dilarang di sekolah,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) sudah disampaikan bahwa sekolah adalah kawasan tanpa asap rokok, yang harus dipahami, dilaksanakan, dan dievaluasi oleh seluruh warga sekolah yang bersangkutan.

“Misalnya, apabila ada kepala sekolah (kepsek) yang merokok, siswa bisa melaporkan ke kami untuk kemudian diberikan teguran atau juga hal-hal lain,” paparnya.

“Jika ditemukan guru yang merokok, maka kepsek dapat menegurnya. Terus, kalau siswa yang didapat merokok maka kepsek dan guru wajib menegurnya,” ujarnya.

Teguran itu, masih kata dia, bisa saja teguran lisan ataupun tertulis, dan bahkan bisa berakibat pemberian sanksi terkait pelanggaran rokok tersebut.

Ditegaskan, bagi guru yang merokok di sekolah, maka akan dimutasi atau pemindahan.

“Saya mengakui sejak diberlakukannya perda KTR belum seluruhnya sekolah yang saya lihat memasang baliho, bahwa anda memasuki sekolah kawasan tanpa rokok. Tapi, itu cuman sebagian saja,” sebutnya.

Ia berharap, seiring bergulirnya waktu, sekolah-sekolah semakin paham, dan pihaknya juga akan gencar melakukan sosialisasi sehingga sekolah-sekolah yang ada di Kendari akan terbebas secara penuh dari asap rokok.

“Tapi, kami selalu mengimbau kepada sekolah-sekolah dan memberikan pendekatan persuasif, untuk segera menata sekolahnya dengan memasang baliho yang bertuliskan bahwa sekolah ini adalah kawasan tanpa asap rokok,” sambungnya. (cr6/iis)

To Top