Pemkab Konsel dan Perindo Jalin Kerja Sama – Berita Kota Kendari
Bisnis & Ekonomi

Pemkab Konsel dan Perindo Jalin Kerja Sama

MARWAN TOASA/BERITA KOTA KENDARI
POTENSI KOLONO. Penandatanganan MoU bidang perikanan antara Bupati Konsel, Surunuddin Dangga bersama Dirut Perum Perindo, Ir H Sahrin Sajati, Kamis kemarin.

ANDOOLO, BKK- Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan setuju untuk meminjamkan lahan seluas 10 hektar kepada Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perindo). Lahan tersebut terletak di Teluk Kolono, Kelurahan Kolono.

Kesepakatan pinjam pakai lahan itu dituangkan dalam memorandum of understanding yang ditandatangi oleh Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga dengan Direktur Utama Perum Perindo, Ir. Sahrin Sajati, di Kantor Bupati Konsel, Kamis (9/2). Penandatanganan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Konsel, Dr H Arsalim, Sekretaris Daerah, Ir H Sjarif Sajang, Ketua DPRD Konsel, Irham Kalenggo S Sos serta Wakil Ketua II DPRD Konsel, Nadira SH.

Surunuddin menjelaskan, Pemkab Konsel dan Perum Perindo sebelumnya sudah menjalin komunikasi. Kerja sama ini untuk pengembangan sistem bisnis perikanan melalui kegiatan budidaya.

“Dari kerja sama ini diharapkan akan tercipta multiplayer effect dalam rangka mewujudkan kesejahteraan serta peningkatan taraf hidup masyarakat, khususnya di Kecamatan Kolono serta masyarakat Konsel pada umumnya,” katanya.

Surunuddin sendiri optimis kerja sama ini akan membuat Konsel sebagai salah satu suplier ikan terkemuka. Tak hanya di tingkat nasional, namun juga internasional.

Lebih jauh lagi, produk masyarakat akan integrasikan dalam sistem bisnis perikanan yang dirancang oleh kedua belah pihak. Hal ini akan berdampak pada terbukanya lapangan kerja di bidang perikanan. Karena itu, dia mengimbau kepada masyarakat Kolono agar menjaga dengan baik ekosistem pantai dan laut.

“Lahan seluas 10 hektar ini sebagai pilot project. Kalau sukses, akan kita tambah lagi,” janjinya.

Sementara Dirut Perum Perindo, Ir Sahrin Sajati mengatakan, pihaknya akan melakukan kajian tentang potensi Konsel dalam budidaya perikanan darat maupun perikanan laut yang. Kajian tersebut akan dilakukan secara serius, dengan melibatkan tenaga ahli dari bidang budidaya perikanan.

“Kita berharap hasil kajian ini akan menentukan langkah kita tentang bidang apa yang paling potensial menghasilkan usaha, baik itu industri skala kecil maupun besar. Sebab kita memang ingin mampu untuk melakukan ekspor perikanan,” tandasnya. (cr13/aha)

To Top