Pemkot Klaim Baubau Aman Barang Kadaluwarsa – Berita Kota Kendari
Aktualita

Pemkot Klaim Baubau Aman Barang Kadaluwarsa

Sekda Baubau, Muh Djudul saat sidak di Hypermat Lippo Plaza Buton. Foto: La Ode Adnan Irham

BAUBAU, BKK – Barang-barang kadaluwarsa diyakini tidak beredar di pasar-pasar di Kota Baubau. Hal itu setelah Sekda Baubau, Muh Djudul turun inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar, Selasa (7/2).

Sejumlah pasar yang menjadi sasaran sidak diantaranya Pasar Wameo, Pasar Karya Nugraha, dan Hypermart Lippo Plaza Buton. Ketiga pasar itu dinilai menjadi tempat paling banyak terjadi traksaksi penjualan barang. Darj tiga tempat itu, Penkot Baubau yang didampingi Badan POM, tak menemukan adanya barang-barang konsumsi yang tidak layak pakai atau kadaluarsa.

Selain mengecek barang kadaluarsa, Pemkot juga mengecek barang dagangan tanpa izin edar. Hasilnya, juga tidak ditemukan adanya barang dimaksud. Kata Sekda, kedatangan mereka ke pasar-pasar juga untuk menelusuri makanan yang mengandung bahan berbahaya.

Hal itu juga untuk menjawab keresahan masyarakat Baubau tentang adanya barang konsumsi yang dinilai berbahaya itu telah beredar di pasar-pasar. Apalagi Pemkot Baubau dan instansi terkait lainnya sudah membentuk tim penelusuran bahan makanan berbahaya.

“Olehnya itu kita turun, bahwa kita jamin makanan yang mereka konsumsi itu tidak seperti yang mereka anggap,” katanya.

Namun dalam sidak itu tim membawa beberapa barang dagangan hasil olahan produk rumah tangga dan produk pabrik yang dijual di pasaran. Barang-barang itu nantinya akan dicek di laboratorium apakah memiliki kandungan bahan berbahaya atau tidak. Data pemilik produk olahan itu juga sudah didata.

“Kita ambil sampel barang-barang yang dicurigai. Kau sudah kita cek hasilnya nanti kita ekspose,” kata Sekda.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr Edy Natsir di tempat yang sama mengatakan, dari beberapa barang yang diambil kebanyakan barang hasil produk olahan rumah tangga. Untuk hasil olahan produk rumah tangga memang sudah ada izin dari pemerintah Kota Baubau. Namun dalam aturan ada tata cara menyajikan produk tersebut sesuai aturan. Namun untuk memastikan kesehatan produk pihaknya rutin cek turun ke lapangan.

“Kalau ada yang tidak berizin atau tidak layak jual ya kita tarik,” tuturnya.

Tak hanya produk olahan rumah tangga. Jajanan yang dijual di pinggir jalan, sekolah-sekolah juga tak luput dari pengawasan Dinkes. Hal itu juga untuk memastikan agar makanan dan jajanan dapat layak konsumsi. (cr7/lex)

To Top