Kasus PT PLM Dikembalikan ke Kejari Bombana – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Kasus PT PLM Dikembalikan ke Kejari Bombana

Penambang tradisional menyerbu Bombana, sebelum PT PLM mengambil alih.

KENDARI, BKK- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) melimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bombana kasus dugaan manipulasi data hasil produksi emas 2010-2011 oleh PT Panca Logam Makmur (PLM).

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejati Sultra Janes Mamangkey SH menerangkan, Rabu (8/2), pelimpahan kembali berkas tersangka Rizal Fachreza dan Made Susastra ke Kejari Bombana untuk dilakukan proses lebih lanjut.

“Kasus ini sudah tahap II dan kita kembalikan ke Kejari Bombana, sebab wilayah hukum kasus ini terjadi di Bombana,” terangnya.

Ia melanjutkan, untuk pelimpahan berkas kedua tersangka ke Pengadilan Tipikor Kendari akan dilakukan pihak Kejari Bombana, tanpa harus mengembalikan lagi ke Kejati Sultra.

“Kasus ini, kini telah menjadi tanggung jawab Kejari Bombana,” jelasnya.

Sejauh ini, lanjut dia, untuk kasus yang berbeda tetapi masih pada ruang lingkup PT PLM yakni terkait dugaan penunggakan pembayaran royalti yang melibatkan Kepala Biro Administrasi Keuangan PT PLM

Fachlawi Mujur, pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Diketahui, PT PLM  diduga melakukan dua pelanggaran hukum sekaligus, yakni pada 2010-2011 PT PLM melakukan pemalsuan data hasil produksi emas sehingga mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp 12 miliar, dengan tersangka Rizal Fachreza dan Made Susastra.

Sedangkan, pada 2012-2015 PT PLM tidak menyetorkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP yang mengakibatkan negara mengalami kerugian Rp 9 miliar dengan tersangka Kepala Biro Administrasi Keuangan PT PLM Fachlawi Mujur. (cr5/iis)

To Top