1.386 Mahasiswa USN Kolaka Menunggak SPP – Berita Kota Kendari
Pendidikan

1.386 Mahasiswa USN Kolaka Menunggak SPP

Rektor USN Kolaka Azhari didampingi WR I Prof Ruslin Hadanu menyampaikan data 1.386 mahasiswa yang memiliki tunggakan SPP. (Foto: Armin/BKK)

KOLAKA,BKK- Setelah mendapat teguran dua kali dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi, terungkap pembayaran Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP) 1.386 Mahasiswa Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menunggak.

“Kami baru temukan di semester ini, setelah dua tahun ditegur kementerian, sehingga dicurigai menyembunyikan data,” kata Rektor USN Kolaka Dr Azhari, didampingi Wakil Rektor I Prof Dr Ruslin Hadanu, Senin (6/2).

Menurut Azhari, sejumlah mahasiswa yang memiliki tunggakan SPP tersebut berasal dari semester satu hingga semester empat. Adapun tunggakan terbesar berada di Fakutas Sistem Informatika (SI) sebanyak 312 orang, disusul Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) 293 orang, program studi (Prodi) bahasa Inggris 235 orang, prodi teknik tambang 134 orang dan prodi teknik sipil 78 orang, serta sisanya prodi lainnya.

Karena itu, Azhari menegaskan, pihak universitas hanya memberikan waktu satu hingga dua bulan ke depan kepada mahasiswa untuk melunasi tunggakan pembayarannya itu, dengan melayangkan surat. Jika itu tidak diindahkan atau tidak dibayar, maka pihanya akan melakukan proses Drop Out (DO).

“Saya meminta pada orang tua untuk mengecek apakah ada anaknya yang diberikan uang pembayaran SPP, tapi tidak dibayarkan. Kami persilakan pada orang kalau ada kebijakan untuk tidak melunasi SPP, silahkan menunjukkan aturannya,” katanya.

Azhari juga menegaskan, pihaknya akan lebih mendisiplinkan pembayaran SPP mahasiswanya yang secara keseluruhan berjumlah 6.763 itu. Apalagi sudah banyak kebijakan yang diberikan, meski mendapat teguran dari Menteri.

Ia menambahkan, dibandingkan universitas negeri yang ada, USN Kolaka merupakan universitas negeri dengan biaya SPP termurah, yakni paling tinggi Rp 1,5 juta dan kebanyakan Rp 500 ribu.

“Kalau mau dirupiahkan, setiap semester SPP yang tidak dibayar oleh mahasiswa Rp 700 juta,” ungkap Azhari. (r3/nur)

To Top