Penghuni Lapas Dari Daerah Lain Bisa Mencoblos di Pilwali Kendari – Berita Kota Kendari
Beranda

Penghuni Lapas Dari Daerah Lain Bisa Mencoblos di Pilwali Kendari

Ilustrasi

KENDARI, BKK – Penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) maupun rumah tahanan (rutan) dan pasien rumah sakit yang berdiri di Kota Kendari bisa menyalurkan hak suaranya, walau si pasien atau penghuni lapas dan rutan berasal dari daerah lain.

Ketua KPU Kota Kendari Hayani Imbu menerangkan, untuk pemilih yang berada di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIA Kendari maupun pemilih yang berada di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kendari, karena sedang terjerat kasus hukum, yang telah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dilansir KPU akan tetap bisa menyalurkan hak pilihnya dalam pemungutan suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Kendari nantinya.

“Sebelumnya, kami sudah melakukan pendataan baik itu di Rutan maupun di Lapas Kendari. Hanya karena ini merupakan Pilwali Kendari maka yang bisa memilih adalah warga Kota Kendari. Meskipun tahanan itu berada di Rutan maupun Lapas Kendari tetapi jika bukan sebagai warga Kota Kendari maka tidak bisa menyalurkan hak pilihnya,” paparnya.

Meski demikian, ia melanjutkan, jika tahanan yang berada dalam Lapas maupun Rutan Kendari tidak terdaftar dalam DPT tetapi memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) Kota Kendari, maka tahanan tersebut bisa menyalurkan hak pilihnya.

KPU Kota Kendari juga akan melakukan sosialisasi bersama seluruh Direktur Rumah Sakit (RS) yang ada di Kota Kendari serta Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Kendari dan aparat kepolisian baik dari Kepolisian Resor (Polres) Kendari dan kepolisian Daerah (polda) Sultra, untuk mengetahui jumlah masyarakat yang sedang berada di tempat-tempat tersebut.

“Pada prinsipnya, setiap pasien RS maupun tahanan yang ada baik di Polres Kendari maupun tahanan di Polda Sultra itu harus terdaftar dulu dalam DPT. Sehingga dalam Pilwali Kendari nantinya, mereka kategori pemilih A5 atau Daftar Pemilih Pindahan (DPph) yang karena keadaan tertentu sehingga tidak bisa menggunakan hak pilihnya di daerah asalnya, tapi menggunakan hak pilihnya di daerah tertentu, misal, memilih di RS atau di balik sel tahanan,” ujarnya.

Pamungkas, ia mengimbau, seluruh masyarakat Kota Kendari untuk bersama-sama bisa mensukseskan Pilwali Kendari 15 Februari 2017 mendatang, yang tinggal menghitung hari agar bisa terlaksana dengan demokrasi terbuka, jujur, adil, dan bersih.

“Mari kita sukseskan Pilwali Kendari ini dan pada prinsipnya KPU Kota Kendari akan menjaga seluruh tugasnya dengan baik, netral, independen dan tidak akan terpengaruh oleh siapapun,” pungkasnya.  (m2/iis)

To Top