PDAM Kendari Gandeng Dinkes Awasi Kualitas Air – Berita Kota Kendari
Beranda

PDAM Kendari Gandeng Dinkes Awasi Kualitas Air

Damin. (Nirwan/BKK)

KENDARI, BKK – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kendari menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari untuk mengawasi kualitas air yang dihasilkan.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Kendari Damin mengatakan, pihaknya ingin pengawasan kualitas air bisa dilakukan lembaga independen.

Di samping itu, ungkap dia, ini juga mengacu pada keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Nomor 907 Tahun 2002 tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air.

“Dalam pemeriksaan tersebut ada dua hal yang dilakukan. Pertama, kebersihan secara bakterologi yang dilakukan setiap bulan. Kedua, pemeriksaan secara kimiawi dilakukan enam bulan sekali,” papar Damin. Senin (6/2).

“Mekanisme pemeriksaan tersebut dengan mengambil sampel dari sumber water treatment plant (WTP) dilanjutkan ke konsumen, yang dijadikan sebagai acuan untuk dilihat hasil pemeriksaannya apakah layak dikonsumsi atau tidak,” sambungnya.

Masih kata dia, kerja sama dengan pihak Dinkes sudah berjalan sejak kepimpinannya pada 2014 lalu.

Menurut dia, untuk mengukur kinerja memang harus juga ada hasil pemeriksaan kualitas air.

“Kalau di titik terjauh, saya mengakui ada satu dua sampel yang terdapat bakteri, sebab jika sudah jauh dari WTP yakni di atas 10 kilometer otomatis sudah terkontaminasi, akibat adanya kebocoran pipa dan usia pipa yang sudah tua. Sehingga, kami akui terjadi adanya bakteri,” akunya.

Yang dilakukan ketika kasus itu ditemukan, papar dia, pihaknya langsung mengambil langkah mengganti pipa yang bocor dan sudah tua.

“Kami berharap, mengingat wilayah Kota Kendari yang cukup luas dan jangkauan karyawan kami yang sangat terbatas untuk menelusuri semua jaringan pipa, sehingga bantuan masyarakat ketika didapatkan ada kebocoran pipa, agar segera diinformasikan kepada kami,” anjurnya.

Damin mengaku, pihaknya sudah membentuk empat tim penanggulangan kehilangan air yang akan bertanggung jawab di lokasi yang ditugaskan masing-masing, yang mana setiap tim terdiri dari tujuh orang yang dilengkapi satu unit kendaraan. (cr6)

To Top