KPU Kendari Mulai Salurkan Form C6 – Berita Kota Kendari
Headline

KPU Kendari Mulai Salurkan Form C6

KENDARI, BKK – Memasuki tahapan pemungutan suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Kendari yang terhitung tinggal sembilan hari lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat mulai meyalurkan surat pemberitahuan pemilihan atau biasa disebut form C6. Surat itu diberikan  kepada masyarakat yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Dalam penyaluran form C6, KPU Kota Kendari melalui Komisi Panitia Pemungutan Suara (KPPS) dengan melibatkan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Kendari bersama saksi dari masing-masing tim kampanye pasangan calon (Paslon) yang akan bertarung.

“Sesuai dengan tahapan, dimulai hari ini (kemarin, red) tanggal 6 sampai 12 Februari mendatang KPU Kota Kendari mulai menyalurkan C6 atau tahapan penyampaian pemberitahuan pemilihan yang dilakukan KPPS kepada masyarakat yang terdaftar namanya dalam DPT,” kata Ketua KPU Kota Kendari, Hayani Imbu saat ditemui, Senin 96/2).

Dijelaskannya, pendistribusian form C6 tersebut melibatkan saksi dari masing-masing tim kampanye paslon serta Panwaslih Kota Kendari, demi terciptanya Pilwali Kendari yang berintegritas dan terbuka.

“Kemarin kami sudah melakukan penyuratan kepada masing-masing tim kampanye paslon untuk menyiapkan saksinya dalam rangka menyaksikan penyaluran C6 kepada masyarakat sebagai undangan untuk melakukan hak pilihnya di 15 Februari 2017 mendatang,” jelasnya.

Namun demikian,  ketidakhadiran dari saksi tim kampanye paslon bukan berarti penyaluran form C6 kepada masyarakat terbengkalai atau tidak tersalurkan. Yang terpenting, dalam penyaluran itu, sebelumnya KPU Kota Kendari telah menyampaikan kepada seluruh tim kampanye paslon dan diberikan nomor kontak masing-masing KPPS setempat.

Form C6 itu pun lanjutnya, harus diterima langsung pemilih yang namanya berada dalam DPT. Tidak boleh diwakili meskipun itu keluarga yang bersangkutan.

“Terkecuali bila pemilih yang bersangkutan  serumah dengan penerimanya itu boleh. Tetapi meskipun bersaudara tetapi tidak serumah maka itu tidak boleh dititip kepada orang lain,” ujarnya.

Bila pemilik form C6 tidak ditemukan, tambahnya, maka KPPS  harus mengembalikan surat tersebut kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat. Begitu pula dengan pemilik nama yang telah meninggal dunia.

“Tetapi jika masyarakat yang tidak ditemui dirumahnya saat didatangi, masyarakat itu boleh langsung mendatangi KPPS setempat untuk meminta C6 untuk mengetahui letak dimana nantinya dirinya akan memilih. Begitu pula dengan orang yang tidak terdaftar dalam C6 tetapi terdaftar dalam DPT itu boleh langsung mendatangi TPS dimana dirinya beromisili dengan membawa surat keterangan dari Disdukcapil Kota Kendari atau membawa langsung e-KTP miliknya,” pungkasnya. (m2/nur)

To Top