Kapolres Kolut Jamin Jajarannya Netral Jelang Pilkada – Berita Kota Kendari
Suksesi

Kapolres Kolut Jamin Jajarannya Netral Jelang Pilkada

LASUSUA, BKK -Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Kolaka Utara (Kolut), AKBP Juli Eko Prihartono SIK, menjamin pihaknya akan netral dalam setiap tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah tugasnya itu.

“Kepolisian bukan hanya memastikan pelaksanaan Pilkada Kolut berjalan damai sesuai tahapan. Namun, polisi juga menjamin akan berlaku netral pada setiap kontestan, tim, relawan dan simpatisan,” tegas Juli Eko, Senin (6/2).

Ia menjelaskan, aparat kepolisian tidak memiliki hak suara dalam pilkada sehingga dalam melaksanakan tugas, kepolisian telah diamanatkan untuk tidak melakukan politik praktis. Polisi harus bersikap netral pada situasi apa pun dan dalam keadaan apa pun.

“Kalau ada anggota kepolisian yang memiliki keluarga ikut sebagai calon bupati dan wakil bupati, anggota diharapkan dapat memposisikan diri. Tetap  bekerja profesional dan menegakan hukum dan aturan sesuai dengan asas persamaan di mata hukum, serta asas keadilan dan asas kepastian hukum,” jelasnya.

Bila ada anggota kepolisian yang nantinya ketahuan terlibat dalam politik praktis dengan bukti-bukti,tegasnya, maka akan diberikan sanksi mutasi di luar Sulawesi. Bahkan bisa dikenakan sanksi berat yakni pemecatan.

“Dalam undang-undang kepolisian itu telah digariskan dengan tegas dan sesuai Intruksi Kapolri. Polisi harus mampu memberikan rasa aman, damai tentram pada masyarakat dalam melaksanakan pesta demokrasi tahun 2017 ini,” tegasnya.

Dalam pengamanan Pilkada Kolut sendiri, lanjutnya, bantuan kendali operasi (BKO) dilakukan dari Polda Sultra dan Polres Kolaka. Namun, untuk jumlahnya belum dipastikan.

“BKO dari Polda Sultra da Polres Kolaka yang akan tiba dalam beberapa hari ini, selain itu pengamanan juga melibatkan jajaran TNI dari Kodim 1412 Kolaka,” ujarnya.

Mengingat jadwal pemungutan suara yang akan dihelat 15 Februari mendatang sudah semakin dekat, ia pun mengharapkan semua elemen masyarakat Kolut untuk tidak saling memprovokasi dan menghindari terjadinya gesekan. Para kandindat yang akan bertarung juga harus mampu mengendalikan tim, simpatisan dan relawannya untuk menjaga kebersamaan dan kedamaian.

“Mari kita semua sukseskan pilkada ini. Kita jangan mencederai pesta rakyat ini hanya karena kepentingan yang tidak memberikan asas manfaat. Biarkan warga Kolut mengunakan hak pilihnya dan menentukan pilihanya,” ugkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menempatkan peronil yang lebih berpengalaman di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Khususnya  di wilayah sulit atau rawan.

“Ada beberapa desa yang jauh dari kecamatan, sarana jalan juga susah dijangkau memakai kendaraan roda empat maupun dua. Sehingga, ini juga jadi perhatian khusus untuk dipastikan distribusi logistik pemilu sebelum pencoblosan maupun sesudah pencoblosan harus aman,” tuturnya. (CR11/nur).

To Top