Kapolda Cek Kasus Mawasangka # Polisi Masih Motif Penyerangan Rumah Hasan Mbou – Berita Kota Kendari
Headline

Kapolda Cek Kasus Mawasangka # Polisi Masih Motif Penyerangan Rumah Hasan Mbou

ADNAN/BKK
Kapolda Sultra, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto didampingi Kapolres Baubau AKBP Suryo Aji Sik saat berada di lokasi penyerangan di Mawasangka.

BAUBAU, BKK – Peristiwa pembakaran tiga unit mobil dan pengrusakan sebuah rumah di Kelurahan Mawasangka, Kecamatan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah mendapat perhatian khusus Kapolda Sultra, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto. Ia turun langsung ke Buton Tengah, Senin (6/2).

Saat mengecek TKP ia didampingi Wakapolda Sultra, Kombes Pol Bambang P, Dir Intel, Dansat Brimob Kombes RM Kasero Manggoro, Kapolres Baubau AKBP Suryo Aji Sik, Dandim 1413 Buton Letkol Rudi Ragil, Pj Bupati Buton Tengah Ali Akbar.

“Kita datang mau mediasi para pihak. Kita harapkan nanti tanggal 15 nanti untuk sama-sama menjaga keamanan,” tuturnya.

Dia berharap semua pihak dapat menahan diri hingga dan pasca pemungutan suara. Dia juga meminta para pasangan komitmen dengan deklarasi siap terpilih dan tidak terpilih. Pemenang nanti lanjutnya untuk tidak terlalu bereuforia berlebihan, sedangkan yang kalah dapat berbesar hati.

Kapolres Baubau, AKBP Suryo Aji mengatakan pihaknya masih menyiagakan 200 personil keamanan dari Polres Baubau, Kodim 1413 Buton, dan Satuan Brimob di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pengamanan disiagakan tanpa batas waktu yang ditentukan.

Peristiwa itu kata dia masih ditangani Tim Inafis dari Polda Sultra untuk olah TKP, dan Polres Baubau. Belum ada satu orangpun yang diamankan dalam peristiwa tersebut, pasalnya hingga kini masih dalam penyelidikan.

“Untuk motif kita belum tahu. Itu akan diketahui jika pelakunya sudah diamankan,” katanya.

Pj Bupati Buteng, Ali Akbar menyebut menyayangkan adanya peristiwa tersebut. Pemicunya kata dia hanya masalah sepele saja yang tidak seharusnya terjadi. Dimana ada kumpulan pemuda dari luar Buteng yang datang dan sudah tiga hari lebih berada di Buteng.

Harusnya kata dia para pemuda itu jika sudah lebih dari tiga hari melapor ke Pemerintah, tapi itu tidak dilakukan. Pemkab kata dia masih terua berkoordinasi dengan pihak keamanan.

“Kita imbau masyarakat janganlah peristiwa itu terjadi lagi,” ungkapnya.

Amatan di lokasi, Kapolda sempat melihat langsung rumah milik Hasan Mbou yang dirusak orang tak dikenal. Isi rumah tampak berhamburan, kaca kaca jendela juga hancur, garis polisi masih melintang di rumah tersebut. Tepat di luar pagar rumah, bangkai tiga mobil yang dibakar masih terlihat.

Garis polisi juga dipasang agar masyarakat tidak mendekati TKP. Radius 50 meter dari TKP puluhan polisi berjaga. (cr7/lex)

To Top