Camat Poleang Utara Bantah Terlibat Politik Praktis di Pilkada Bombana. – Berita Kota Kendari
Suksesi

Camat Poleang Utara Bantah Terlibat Politik Praktis di Pilkada Bombana.

RUMBIA, BKK – Tudingan tim kuasa hukum pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Tafdil-Johan Salim (Bertahan) terhadap Camat Poleang Utara,H Mustafa terkait dugaan keterlibatan dalam politik praktis dinilai tidak benar adanya.

Mustafa membantah keras pernyataan, Munsir SH MH selaku kuasa hukum pasangan Bertahan yang menuding dirinya mendukung dan mengkampanyekan salah satu Paslon yang akan bertarung di Pilkada Bombana 15 Februari mendatang.Menurutnya, dirinya sadar jika posisinya sebagai kepala wilayah di tingkat kecamatan tersebut, tidak terlepas dari kapasitasnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tanpa harus terlibat langsung dalam politik praktis.

“Saya tau persis bahwa saya ini adalah ASN dan tudingan jika saya mengkampanyekan salah satu paslon itu tidak benar. Kalaupun saya mendukung salah satunya, saya pikir itu tidak salah karena saya punya hak politik untuk memilih,” ungkap Mustafa pada wartawan koran ini, Senin (6/2).

Dijelaskannya, jika selama ini dirinya sering bertemu dengan para kepala desa, itu dianggap wajar karena dirinya adalah pimpinan di wilayah Kecamatan Poleang Utara.

“Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah kenapa nanti saya yang jadi camat baru dipersoalkan hal seperti ini,” katanya.

Demi terciptanya Pilkada Bombana yang damai, Mustafa berharap, tudingan terkait keterlibatan dirinya dalam politik praktis di Pilkada Bombana tidak perlu dibesar-besarkan.

“Janganmi terlalu dibesar-besarkan hal sepele macam ini karena buktinya saya tidak pernah pergi berkampanye selama ini. Tidak benar itu kalau ada yang bilang saya pergi mengarahkan kepada seluruh kepala desa di wilayah saya agar mendukung pasangan nomor urut 1,” terang Mustafa.

Diberitakan sebelumnya, kuasa hukum pasangan Bertahan, Munsir SH MH menuding Mustafa selaku Camat Poleang Utara telah terlibat politik praktis dengan mendukung dan mengkampanyekan pasangan nomor urut 1 yakni pasangan Kasra J Munara-Man Arfah (Berkah).

Munsir mengatakan, keterlibatan camat Poleang Utara ini dibuktikan atas adanya keterangan saksi-saksi maupun bukti lainnya yang berupa dokumentasi foto dari hasil investigasi yang dilakukan di lapangan.

Munsir juga menegaskan akan melapor ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) serta Kementrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), terkait  keterlibatan oknum camat tersebut.Hal ini akan ia lakukan bila Mustafa tidak mengindahkan apa yang menjadi tuntutannya untuk tidak mengulangi perbuatannya itu.

“Sebenarnya temuan data ini kami sudah pegang dan dalam pengolahan data kami akan laporkan, karena yang namanya suatu pelanggaran itu akan diproses. Bukti sangat jelas baik keterangan saksi maupun bukti lainnya. Kami juga bisa pertanggungjawabkan apa yang kami ungkapkan ini,” tegas Munsir. (r2/nur)

To Top