Calon Komisioner KIP Dinilai Tak Siap Tempur – Berita Kota Kendari
Headline

Calon Komisioner KIP Dinilai Tak Siap Tempur

LM Taufan Alam

KENDARI, BKK- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan seleksi calon komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) Sultra di Gedung DPRD Sultra, Senin (06/02). Dari 13 calon komisioner KIP, hanya 12 orang yang hadir mengikuti Seleksi KIP tahap persentase makalah. Sementara satu orang yang tidak hadir tidak diketahui alasannya.

Ketua Komisi I DPRD Sultra, LM Taufan Alam mengatakan, seleksi tahap persentase dilakukan untuk mengetahui bagaimana kempuan personal serta sejauh mana visi para calon terhadap KIP kedepan. Ia menilai, kebanyakan peserta hanya melakukan persentase ala kadaranya, dalam hal ini, persentase yang disuguhkan peserta hanya sebatas memenuhi kewajiban.

“Kalau saya lihat, rata-rata tidak siap. Kibarat bertempur, rata-rata tidak siap tempur,” ujar politisi Partai Demoktar ini saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (06/02).

Taufan mengungkapkan, terkait integritas para kandidat komisioner KIP, pihaknya meminta masukan dari masyarakat. Sejauh ini, lanjutnya, sudah ada 3 lembaga yang memberikan masukan terkait integritas para calon, diantaranya dari ICW, FONI, dan PUSPAHAM.

“Saya memberikan apresiasi dari ketiga LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) yang memberikan masukan ke kita. Mereka betul-betul merekam jejak orang-orang ini (para calon), dan itu kita jadikan salah satu dasar untuk integritas,” ungkapnya.

Ia menambahakan, setelah seleksi tahap persentase makalah yang dilakukan para calon komisioner KIP, seleksi akan dilanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu tahapan wawancara yang akan dihelat pada Senin (13/02) mendatang.

“Setelah itu kita akan lakukan evaluasi, dan itu tidak akan memakan waktu yang lama. Setelah itu langsung lagi diumumkan,” tandasnya.

Ditanya terkait integritas para calon yang diterima dari LSM, Taufan enggan buka-bukaan. Hal itu disebabkan karena saat ini masing-masing calon masih melalui tahapan seleksi.

“Nanti pada akhirnya saya akan perlihatkan, cuma mungkin kalau kita sampaikan sekarang, nanti malu orang yang bersangkutan. Kalau tidak itu bisa saya sampaikan, ini penilaian ICW, ini penilainan FONI, dan ini penilaian PUSPAHAM,” tuturnya.

Pihaknya berharap, para calon komisioner KIP betul-betul memperliahatkan kemampuan serta kompetensi yang dimiliki pada tahap seleksi selanjutnya. Tidak lagi hanya sekedar memenuhi kewajiban sebagaimana yang ditunjukkan pada tahap persentase.

Untuk diketahui, 12 peserta calon komisioner KIP yang mengikuti seleksi tahap pertama diantaranya Husnawati, Supriadin, Adi Sumarto, Dian Herdiansyah, Arifudfin Bakrie, Sudirman, Andi Hatta, Hasrul, Muh Jufri, Rudi, Iskandar, Krisni Dinamita, serta La Ode Jadimu.

“Sekarang kita tinggal menilai kompetensinya. Karena pada tes pertama seperti yang saya sampaikan, mereka tidak siap tempur. Hanya sekedar memenuhi formalitas saja,” tandasnya.(p11/lex)

To Top