Pembangunan Bank Sultra Tower Dimulai – Berita Kota Kendari
Headline

Pembangunan Bank Sultra Tower Dimulai

KENDARI, BKK – Pembangunan Bank Sultra Tower resmi dilakukan yang ditandai dengan peletakan batu pertama atau Groundbreaking oleh Gubernur H Nur Alam, di eks Gedung Islamic Center Kota Kendari, Jumat (3/2).

Gubernur Nur Alam dalam sambutannya, mengatakan pembangunan tower tertinggi di Sultra itu merupakan salah satu bukti Bank Sultra sudah sangat sehat secara keuntungan atau laba.

“Ini simbol dari kekuatan berhasilnya kita mempersiapkan dan mampu membangun kantor pusat Bank Sultra setinggi 14 lantai,” kata Nur Alam.

Menurutnya jika bangunan ini akan sangat membagakan bagi Sultra karena menjadi gedung tertinggi di Sultra. Walaupun untuk di Jakarta, gedung 14 lantai ini kategori bangunan skala menengah ke bawah.

“Kita patut berbangga bahwa pembangunan ini salah satu prestasi Badan Usaha Milik Daerah kita yang menjadi simbol kemampuan dan kekuatan lembaga perbankan daerah,” katanya.

Dikatakan, pembangunan gedung ini akan membawa dampak kompetisi yang positif dan diharapkan bisa diikuti bank nasional lainnya yang beroperasi di Sultra. Khusus di Sultra, ada sekitar 29 kantor bank nasional dan swasta yang mendirikan perwakilan.

“Kota Kendari akan terus mengalami pertumbuhan dan perluasan, letak kantor ini dulunya berada di pinggir, karena perluasan kota, sekarang sudah berada di tengah Kota Kendari dan di tengah daerah pertumbuhan bisnis,” bebernya.

Saat pertama kali menjabat bersama Saleh Lasata, Nur Alam, Bank Sultra yang dulunya bernama Bank Pembangunan Daerah ini baru memiliki keuntungan Rp 26 miliar dengan Non Performing Loan (NPL) sangat tinggi sebesar 7,8 persen.

“Artinya secara awam kondisi kredit yang disalurkan dalam keadaan sangat parah dengan struktur modal tidak berimbang. Namun, dengan kesungguhan kita semua, kita bisa bangun pelan-pelan mulai dari pembenahan kelembagaan, permodalan dan SDM. Sekarang, kita sudah memperoleh keuntungan di atas Rp 200 miliar dengan NPL di bawah 2,5 persen,” sebutnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Sultra Khaerul Kemala Raden menjelaskan bahwa saat ini pertumbuhan Bank Sultra mengalami trend positif. Terbukti pada tahun 2016 laba Bank Sultra dapat mencapai sekitar Rp. 220 miliar atau naik 20 persen dibanding tahun kemarin.

Menurut Khaerul Kemala Raden, pembangunan tower 14 lantai ini sesuai dengan amanah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 2016 lalu.

“Seluruh izin analisis dampak lingkungan, andalalin dan izin lainnya sudah tuntas. Sehingga, kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung pembangunan gedung ini,” kata Khaerul.

Dalam pembangunannya, kata dia, pihaknya menggandeng Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sultra untuk mengantisipasi adanya pelanggaran yang terjadi.

“Untuk memastikan governance pembangunan gedung ini terlaksana dengan baik. BPKP telah memberikan pendampingan dan aktif dalam menyelesaikan berbagai hal,” jelasnya.

Bank Sultra, telah memiliki 70 kantor yang tersebar di provinsi, kabupaten atau kota seluruh Sultra. Untuk kantor pusatnya, terdapat di Jalan Mayjen Sutoyo Kemaraya.

Kondisi kantor pusat yang dibangun sejak 2002 lalu, dianggap sudah tidak layak dalam melayani nasabah. Untuk itu, kata dia, perlu dibangunkan gedung baru yang diyakini bisa memberikan pelayanan yang maksimal.

“Namanya bank adalah pelayanan jasa. Sehingga, bank dibutuhkan pelayanan yang baik kepada pemerintah dan masyarakat Sultra,” ujarnya.

Gedung Bank Sultra yang dibangun ini, rencananya tidak hanya diperuntukan bagi operasional bank. Namun, beberapa lantai bisa disewakan kepada perusahaan yang ingin membuka perwakilan di Sultra.

Dia menyebut, kinerja Bank Sultra sejauh ini menunjukan tren yang positif. Meski perolehan laba masih sementara dalam penyusunan, mereka memperkirakan untung pada 2016, mencapai Rp 220 miliar.

“Kurang lebih meningkat 20 persen dibanding tahun sebelumnya. Laba ini bisa meningkatkan kontribusi daerah dalam pembayaran defiden bagi daerah. Harapan kami, dengan berdirinya gedung baru ini, pelayanan terhadap masyarakat Sultra akan lebih maksimal dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” tuturnya.(cr6/lex)

To Top