Telisik Pencairan Dana Proyek Irigasi, Kadis DPPKAD Mubar Diperiksa Jaksa – Berita Kota Kendari
Kasuistika

Telisik Pencairan Dana Proyek Irigasi, Kadis DPPKAD Mubar Diperiksa Jaksa

RAHA, BKK – Setelah memeriksa Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Muna Barat (Mubar) Ir Zet Rambak, kemudian Kepala Bidang Bina Marga La Ode Butolo SP ST, Jumat (3/2) giliran Kadis Pendapatan, Pengelola Keuangan, dan Aset Daerah (PPKD) Mubar Zakaruddin SE MSi, diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna.

Pemeriksaan para petinggi di Mubar ini terkait kasus dugaan korupsi proyek irigasi Katangana 1 di Desa Parurajaya Kecamatan Tiworo Selatan Kabupaten Mubar pada 2015 senlai Rp 6,9 miliar .

Kemdian poros jalan Wuna-Lafinde, poros jalan Wakoila-Waturempe, poros jalan Lafinde-Maperaha.

Kajari Muna Badrut Tamam SH MH melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasintel) La Ode Abdul Sofian SH MH mengatakan, pihaknya sudah melakukan telaah terhadap proyek-proyek itu.

“Kita periksa karena ada indikasi korupsi dalam kasus ini. Kalau tidak ada indikasi korupsinya, tidak mungkin kita panggil mereka ke sini,” katanya, kemarin.

Untuk mengetahui realisasi pencairan dana dari proyek proyek ini, kata Sofian, mereka memanggil Zakaruddin.

“Kadis PPKAD Mubar datang membawa sejumlah dokumen yang kita minta, berkait pencairan uang proyek,” tambahnya.

Dia juga mengatakan, semua pihak seperti rekanan, bendahara, konsultan, PHO (provisional hand over) yang berkait proyek ini, akan diperiksa semua.

Ditempat terpisah Kadis PPKAD Mubar Zakaruddin mengatakan, ia datang atas inisiatif sendiri.

Untuk mengklarifikasi masalah pencairan dana proyek irigasi Katangana 1 dan sejumlah poros jalan.   Kita ini kan cuma mengurus masalah pencairannya. Sepanjang dukumennya lengkap, pasti kita cairkan.

Kalau kemudian proyeknya tidak beres, itu dan ini, itu urusan orang lapangan. Kami tidak mengurus masalah teknis di lapangan,” jelas Zakaruddin.

Pantauan koran ini, kemarin, di Kejari Muna, Kadis PPKAD Mubar ini tiba di Kejari Muna pukul 10.15 Wita. Mantan Kadis PPKAD Muna era Ridwan Bae ini diperiksa tertutup sekitar 30 menit saja. (r1/iis)

To Top