KPU Kendari Dinilai Keliru Soal Penetapan Jadwal Kampanye Akbar Dua Paslon – Berita Kota Kendari
Headline

KPU Kendari Dinilai Keliru Soal Penetapan Jadwal Kampanye Akbar Dua Paslon

KENDARI, BKK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari dinilai keliru oleh KPU Sultra dalam menetapkan dua pasangan calon (paslon) Walikota dan Wakil Walikota Kendari yakni Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain (ADP-Sul) dan Muhammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud (Zayat-Syahriah) dalam pelaksanaan jadwal kampanye akbar di tanggal 11 Februari 2017 mendatang.

Hal itu diungkapkan, Ketua KPU Sultra, Hidayatullah bahwa seharusnya sejak jauh hari KPU Kota Kendari dalam menetapkan pelaksanaan jadwal kampanye akbar masing-masing paslon itu telah dibahas. Pasalnya, kata lelaki yang akrab disapa Dayat ini, KPU Kota Kendari mengetahui usulan dari tim paslon dalam pelaksanaannya itu secara bersamaan.

“Yang jelas mulai dari perencanaan yang dilakukan KPU Kota Kendari itu sudah keliru. KPU Kota Kendari itu seharusnya sejak awal sudah mengetahui kalau ada pengusulan hari yang sama pelaksanaan kampanye akbar yang bakal dilakukan oleh dua paslon. Seharusnya, persiapan dan pencegahan itu sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, ketiga tim pemenangan paslon tidak mengetahui bahwa dalam waktu pengusulan jadwal kampanye akbar ke KPU Kota Kendari sama hari dengan jadwal yang diusulkan paslon lainnya. Namun, karena KPU Kota Kendari telah memutuskan dan menetapkan jadwal kampanye akbar dan dua paslon harus melakukan kampanye dihari yang sama maka harus diberlakukan secara adil.

“Ini soal ketidak cermatan KPU Kota Kendari seharusnya waktu pengusulan jadwal itu dilihat sejak jauh hari karena jangan sampai ada yang sama. Tetapi karena KPU Kota Kendari sudah mengeluarkan keputusan, tentunya harus ada kebijakan yang sama dan memperlakukan secara adil,” jelasnya.

Dikatakannya, begitupula kedua paslon yang bakal melakukan kampanye akbar secara bersamaan tidak mau dimajukan waktu pelaksanaannya, karena kalau diundur waktu pelaksanaannya itu tidak mungkin karena sudah masuk massa tenang.

Namun, lanjutnya, dalam pelaksanaan kampanye akbar secara bersamaan ini pernah dilakukan saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kolaka Timur (Koltim) beberapa waktu lalu, tinggal bagaimana membagi waktu untuk kedua paslon. Selain itu, sambungnya, harus terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resor (Polres) Kendari dalam hal keamanan.

“Dalam pelaksanaan kampanye akbar itu disiapkan waktu yang dimulai sejak pukul 09.00 Wita sampai pukul 18.00 Wita. Kalau keamanan menjamin dilakukan secara bersamaan tidak menjadi persoalan. Intinya, jangan dalam penetapan waktu kampanye akbar ini nanti dijadikan sebuah masalah karena merasa tidak diperlakukan secara adil karena ini tidak ada gugatannya,” pungkasnya. (m2/lex)

To Top