Ditanya Soal Umar Samiun, La Bakry Lari # Saat Debat Hadapi Sendiri Para Panselis – Berita Kota Kendari
Headline

Ditanya Soal Umar Samiun, La Bakry Lari # Saat Debat Hadapi Sendiri Para Panselis

La Bakry saat menjawab pertanyaan para penelis saat debat publik. La Ode Adnan Irham

PASARWAJO, BKK – Ada pemandangan menarik saat pelaksaan debat publik pilkada Buton yang berlangsung di Gedung Wakaka, Kecamatan Pasarwajo, Kamis (2/2).

Calon wakil bupati La Bakry hanya tampil sendiri dalam menghadapi para panelis, sementara calon bupatinya Samsu Umar Abdul Samiun, seperti diketahui saat sedang menjalani tahanan di Rutan KPK Guntur Jakarta.

Debat yang dipandu Prof La Sara itu dimulai tepat pukul 10.30 WITA dengan empat sesi, dimana sesi pertama pasangan calon memaparkan visi misi untuk lima tahun kedepan. Amatan Berita Kota Kendari, La Bakry sempat terlihat emosional karena menahan sedih saat mengatakan dirinya terpaksa hadir tanpa Samsu Umar Abdul Samiun.

Demikian usai mengikuti debat, ketika ditanya wartan soal Umar Samiun, La Bakry ketika ditanya terkait ketidakhadiran Umar Samiun, enggan berkomentar banyak. Ditanya kapan komunikasi terakhir dengan Calon Bupatinya itu, ia juga enggan berkomentar, dan langsung pergi meninggalkan sejumlah wartawan yang saat itu mewawancarainya.

Saat pelaksanaan debat, dia terlihat lancar dan tegas saat menjawab seluruh pertanyaan dari lima panelis, Prof Dr Ir Sumbangan Baja MPhil, Prof La Ode Masihu Kamaludin, Prof Dr Ir H Usman Rianse, Dr Muhammad Alifuddin MAg dan Dr Abdul Kadir. Kelima panelis rata-rata menanyakan program apa saja yang telah dilakukan kedua saat menjabat dan akan menjabat untuk lima tahun mendatang.

Usai debat, La Bakry yang diwawancarai mengaku seluruh visi misi yang ia paparkan merupakan buah diskusi panjang dengan Samsu Umar Abdul Samiun, dan program-program yang telah keduanya jalankan selama memimpin Kabupaten Buton pada periode pertama. Diakuinya, ada kendala psikologis yang ia rasa saat berada di atas pangung debat.

“Seharusnya ini disampaikan langsung sama beliau, dan saya yakin kalau beliau yang sampaikan sendiri akan lebih bagus dari yang saya sampaikan,” tuturnya.

Ketua KPU Buton, Alimudin Sikuru menyebut ketidakhadiran Samsu Umar Abdul Samiun memang diluar ranah KPU. Undangan untuk Samsu Umar Abdul Samiun tetap diantar untuk menghadiri debat. Meski ia berkeinginan Samsu Umar Abdul Samiun tetap hadir, namun lagi-lagi itu bukan ranah KPU.

“Kecuali keduanya tidak sempat hadir, maka proses debat tidak dapat dilaksanakan, dan itu ada sanksi dari KPU. Tadi kan ada, meski hanya calon wakil saja,” tuturnya.

Ia menyebut, secara umum seluruh rangkaian debat tidak berpengaruh dengan tidak hadirnya Samsu Umar Abdul Samiun. Usai debat, KPU kemudian akan fokus melakukan sortiran surat suara yang kini sudah 98 persen selesai. Ia menargetkan Jumat (3/2) akan rampung seluruhnya.

“Kita tinggal tunggu templete untuk pemilih penyandang disabilitas,” tuturnya.

Kapolres Buton, AKBP Andi Herman di tempat yang sama mengatakan, pengamanan debat dijaga 300an personil pengamanan dari TNI dan Polri, serta 60 personil Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buton. Pihaknya juga mengaku menyiapkan tim gegana dan metal detektor di pintu masuk gedung tempat debat. Pihaknya membagi pengamanan dalam tiga ring, ring 1 di dalam ruang debat, ring 2 di luar pintu masuk, dan ring 3 di luar pagar gedung.

“Alhamdulillah jalannya debat lancar dan tanpa kendala,” ungkapnya. (k2/lex)

To Top